Luhut Akui Dua Minggu Terakhir Peningkatan Kasus Covid-19 Tak Begitu Baik - Dewata News

Breaking News

11/30/20

Luhut Akui Dua Minggu Terakhir Peningkatan Kasus Covid-19 Tak Begitu Baik

 

Jakarta, dewatanews.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui perkembangan kasus COVID-19 dalam dua minggu terakhir tidak begitu baik.

"Dalam dua minggu terakhir, situasinya memang kurang baik, tapi kita berusaha keras untuk bisa menaklukkan COVID-19 ini," kata Menko Luhut Pandjaitan saat menyampaikan sambutan dalam Tri Hita Karana Forum Dialogue Cloud Event "Indonesia Omnibus Law For a Better Business Better World" secara virtual, Senin (30/11).

Luhut mengatakan ada 13 provinsi kontributor utama atau sekitar 84 persen total kasus COVID-19 nasional yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Selatan, Banten, dan Papua.

Pemerintah sendiri menyiapkan tiga strategi kunci untuk menangani COVID-19 di provinsi-provinsi tersebut yaitu melakukan deteksi dini dan mendorong kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus melalui kampanye besar-besaran dan operasi yustisi.

"Ini tidak mudah, tapi saat ini saya rasa lumayan oke," kata Menko Luhut Pandjaitan.

Strategi kedua yakni menyediakan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien tanpa gejala dan pasien bergejala ringan untuk mengurangi okupansi rumah sakit, sekaligus mencegah penularan lebih luas.

"Jakarta cukup berhasil mengatasi hal ini karena fasilitas isolasi cukup baik," imbuh Menko Luhut Pandjaitan.

Sementara strategi ketiga yakni menerapkan standarisasi manajemen klinis dalam penyembuhan pasien COVID-19.

"Ini juga penting seperti obat standarnya, rumah sakitnya. Angka kematian juga bisa dikurangi dengan ini," kata Menko Luhut yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com