Lesu Akibat Pandemi, Pemilik warung "Dukuh" Sekumpul Gigit Jari - Dewata News

Breaking News

11/30/20

Lesu Akibat Pandemi, Pemilik warung "Dukuh" Sekumpul Gigit Jari

 

Buleleng, dewatanews.com - Ada banyak pelaku atau pegiat pariwisata mulai dari mereka yang bekerja di bidang penginapan, perhotelan, transportasi, pertunjukan, tour guide, serta sektor lain gigit jari di masa pandemi Covid - 19 ini. Hal itu juga dialami pemilik warung "Dukuh", Kadek Suarta (40) asal Desa Sekumpul, Dusun Dukuh, Kecamatan Sawan, Buleleng.

 

Kadek juga berprofesi sebagai tour guide dan menyediakan Jasa transportasi bagi pengunjung air terjun sekumpul yang kebetulan lokasi warung kadek di area menuju air terjun sekumpul.

Di pagi yang cerah sekitar pukul 11.00 wita sempatkan berbincang - bincang kecil dengan pemilik warung Dukuh, Kadek mengatakan di masa pandemi ini pengunjung wisatawan mancanegara maupun domestik mengalami penurunan sangat drastis, yang sebelum pandemi Covid-19 pengunjung wisatawan baik mancanegara maupun domestik mencapai 85%.

Warung Dukuh sudah berdiri selama 3 tahun, menyediakan baju khas Bali, pernak - pernik Bali. Namun karena situasi pandemi Covid-19, membuat Kadek harus banting setir berjualan ayam geprek sambal ijo. 

 

Sembari berbincang-berbincang, Kadek menyarankan untuk mencoba mencicipi ayam geprek sambal ijonya. Ternyata rasanya seperti restoran harga anak kos. Benar - benar enak rasa ayam geprek sambal ijonya. Kadek selain menjual ayam geprek di warungnya, juga menjual lewat sosial media.

Adanya wabah pandemi Covid-19 tak mengurangi semangat  Kadek dalam mengembangkan keahliannya. Ia berharap bisa bertahan hidup di masa pandemi Covid 19 ini. Kadek tidak melewatkan momentum pengalaman yang dia dapatkan semasa bekerja di kapal pesiar. Di situasi seperti sekarang ini Kadek terus berkarya meningkatkan rasa ayam geprek sambal ijonya dengan terus ber inovasi. (DN-MGA)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com