Anak YPJB Berkreatif dan Inovatif dengan Sampah Plastik - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

11/12/20

Anak YPJB Berkreatif dan Inovatif dengan Sampah Plastik

 

Buleleng, dewatanews.com - Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia dan dunia. Penggunaan produk plastik secara tidak ramah lingkungan menyebabkan berbagai masalah lingkungan hidup yang serius. 

 

Sampah plastik tidak hanya menjadi masalah di perkotaan, pedesaan, namun juga di lautan. Dampak negatif sampah berbahan plastik tidak hanya merusak kesehatan manusia, membunuh berbagai hewan yang dilindungi, tetapi juga merusak lingkungan secara sistematis. Jika tidak dikelola serius, pencemaran sampah jenis ini akan sangat berbahaya bagi kelanjutan ekosistem.


Sampah plastik perlu  di pilah, olah dan kelola, karena tidak semua sampah plastik memiliki harga di Bank Sampah. Sampah plastik sudah menjadi masalah serius yang dihadapi oleh masyarakat. Pilah, Olah dan Kelola sampah plastik menjadi barang bermanfaat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi sampah plastik.

 

Yayasan Project Jyoti Bali (YPJB) sudah menerapkan pilah,olah dan kelola sampah bagi anak-anak pedesaan. Yayasan Project Jyoti Bali (YPJB) yang beralamat di Banjar Dinas Tegal, Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali memiliki program kerja Go Green and Clean. 

 

Dimana kegiatannya meliputi, pembibitan, penghijauan, pilah, olah dan kelola sampah plastik menjadi barang bermanfaat. Menurut Ketua Yayasan Project Jyoti Bali (YPJB) Dr. Komang Anik Sugiani, S.Pd., M.Pd. pilah, olah dan kelola sampah yang tidak bernilai di bank sampah dilakukan langsung oleh anak-anak. Anak-anak yang tergabung di Taman Pintar YPJB membuat batu bata ramah lingkungan (ecobrick) dan bantal menggunakan sampah plastik. 

 

"Khusus untuk bantal dari sampah plastik, anak-anak sebelumnya memilah sampah, kemudian sampah tersebut dibersihkan, dikeringkan dan digunting menjadi potongan kecil yang nantinya akan digunakan sebagai bantal untuk alas duduk," jelasnya.


Menurutnya, memberikan edukasi penanggulangan sampah sejak dini sangat bermanfaat bagi lingkungan. Selain meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sejak ini, hal ini juga dapat menjadi motivasi tersendiri untuk semakin bijak menggunakan plastik.  

 

"Kami di Yayasan sangat konsisten dan berkelanjutan untuk program ini, karena secara tidak langsung kami dapat meminimalisir penggunakaan plastik dan dapat memberikan solusi untuk penangangan sampah plasti," imbuhnya.


Antusias anak-anak yayasan sangat tinggi, namun karema masih pandemic pembatasan jumlah anak yang melakukan kegiatan dan tetap melaksanakan protocol kesehatan. Mari merawat dan menanam langkah sederhana untuk hijaukan Bumi.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here