Wabup Suiasa Apresiasi Pertanian Kota oleh Masyarakat - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7/20/20

Wabup Suiasa Apresiasi Pertanian Kota oleh Masyarakat


Badung, dewatanews.com - Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Suiasa mengapresiasi masyarakat yang melaksanakan kegiatan urban farming atau pertanian kota untuk mengisi waktu selama pandemi COVID-19 sebagai salah bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami sangat yakin bahwa urban farming ini dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan salah satunya mengurangi dampak pemanasan global," ujar Wabup Ketut Suiasa dalam keterangan Humas Badung yang diterima di Mangupura, Senin (20/7).

Menurutnya, penghijauan harus menjadi pola pikir masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di lingkungan perumahan, karena pertanian kota memiliki beragam manfaat baik itu untuk lingkungan, kesehatan, ekonomi serta mengurangi dampak pemanasan global dengan cara melakukan penghijauan pada lahan-lahan yang tidak produktif di lingkungan sekitar.

"Memang lebih baik kegiatan urban farming ini dimulai di sekitar lingkungan perumahan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada," kata Wabup Suiasa.

Untuk semakin menyosialisasikan kegiatan urban farming kepada masyarakat, Wabup Suiasa juga telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman serentak bertajuk Program Mandiri Lorong Garden Menuju Kuta Selatan Hijau yang dilaksanakan bersama warga yang tinggal di kawasan Perumahan Permata Nusa Dua, Badung pada Minggu (19/7).

Ketug Suiasa menambahkan seiring dengan meningkatnya kesadaran kaum urban terhadap pola hidup yang sehat, banyak masyarakat yang mulai melakukan aktivitas urban farming di pekarangan rumah masing-masing salah satunya agar dapat menghasilkan makanan sehat yang dapat dikonsumsi sendiri.

"Urban farming adalah konsep memindahkan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. Yang berbeda ada pada pelaku dan media tanamnya. Pertanian konvensional lebih berorientasi pada hasil produksi, sedangkan urban farming lebih pada karakter pelakunya yakni masyarakat urban dan telah menjadi gaya hidup karena semakin tinggi kesadaran masyarakat urban untuk menjalani gaya hidup sehat," ungkapnya. (DN - Ant)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here