Miliki Rejeki Lebih, Sudiana Bantu 200 Paket Sembako dari Dana Pribadi - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7/2/20

Miliki Rejeki Lebih, Sudiana Bantu 200 Paket Sembako dari Dana Pribadi


Gianyar, dewatanews.com - Sembako untuk warga terdampak Covid-19, terus di gelontor di Kabupaten Gianyar. Kali ini warga Desa Adat Lod Tunduh, Ubud, (02/07), secara khusus dibantu 200 paket sembako, oleh tokoh partai I Made Sudiana, berupa beras kelaa satu.

"Saya sangat bersyukur bisa mesadu ajeng langsung dengan warga dan sedikit memberi ditengah pandemi Covid-19", ungkapnya. 

Murni dengan dana pribadinya, berharap bantuan ini bisa membantu warga yang membutuhkan ditengah sulitnya ekonomi. Sedangkan tokoh lainnya,  I Made Budiana, juga menyumbangkan 200 paket minyak goreng bagi warga yang terdampak. Ini menjadi kewajibannya memiliki sedikit lebih dari warga lainnya, dan dikembalikan untuk warganya juga.

Bahkan tidak hanya itu, keduanya yang kini juga menjadi wakil rakyat Dapil Ubud, kerap memfasilitasi warganya terkait berbagai permasalahan, sosial, bencana hingga terkait adat dan budaya. Disambut Kepala Desa Lod Tunduh,  Kepala I Watan Gunawan,  dwalau diakui diwilayahnya penanganan warga terdampak Covid-19,  tuntas 100 persen, namun untuk menambah kebutuhan dapur warganya, terutama di ekonomi terbawah, tetap dibutuhkan.

"Baik melalui bantuan jaring pengaman sosial,11 banjar di 4 desa adat yang ada, dengan 1602 kepala keluarga, pencairan dan pusat dan program lainnya, BST, BLT untuk 1300 lebih penerima telah dicairkan", sambutnya.

Pada saat yang juga hadir, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, istri bupati Gianyar, yang menyerahkan bantuan kursi roda. Ini diberikan untuk warga disabilitas yang berhak sesuai data di Desa Adat Lod Tunduh, Desa Lod Tunduh, Ubud.

Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengklaim telah menggelontor 1000 lebih kursi roda, sejak 2019 lalu. "Tahun ini saja ada 200, dengan sasaran yag tepat untuk lansia dan warga menderita struk, disabilitas dan lainnya," paparnya.

Selain berharap dapat dimanfaatkan dengan baik, dihadapan warga dan PKK setempat,  juga disinggung penting berkebun walaupun di pekarangan. Dengan cara ini, kebutuhan dapur terutama sayuran yang sebelumnya harus dibeli, dalam waktu tertentu bisa dipanen sendiri.

Sedangkan sulitnya ekonomi ditengah Covid-19, inipun akan bisa menghemat uang dapur. Berharap Pamdemi Covid-19, segera berakhir, seluruh warga juga diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, jaga jarak, dan sosial distancing. (DN - CiN)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here