"Coklit Serentak" di Denpasar Sasar Pejabat Hingga Kaum Difabel - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7/19/20

"Coklit Serentak" di Denpasar Sasar Pejabat Hingga Kaum Difabel


Denpasar, dewatanews.com - Gerakan Coklit (pencocokan dan penelitian) dan Klik Serentak untuk pemuktahiran data pemilih dalam Pilkada 2020 di Kota Denpasar pada Sabtu (18/7) menyasar Ketua DPRD dan Wakil Wali Kota Denpasar, tokoh-tokoh masyarakat hingga sejumlah kaum difabel di Ibu Kota Provinsi Bali itu.

"Hari ini kami mengajak seluruh jajaran penyelenggara untuk melakukan Gerakan Coklit Serentak, Gerakan Klik Serentak dan Gerakan Memakai Masker," kata Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya disela-sela melakukan Gerakan Coklit Serentak itu, di Denpasar, Sabtu (18/7).

Dalam kesempatan itu, Arsa juga mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan "coklit" dengan memberikan informasi data diri yang benar sesuai KTP elektronik dan kartu keluarga.

"Kami minta masyarakat tidak perlu merasa cemas karena petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) dan agar saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19," ujarnya.

Gerakan Coklit Serentak tersebut diawali dengan apel siaga penyelenggara di tingkat KPU Kota, PPK, PPS dengan mengajak PPDP se-Kota Denpasar. Apel di KPU Kota Denpasar itu dilaksanakan dengan mengikuti apel secara virtual yang dipusatkan di KPU Kabupaten Bandung yang dipimpin Ketua KPU RI dan diikuti 309 KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota penyelenggara Pilkada Serentak 2020.

Dalam kegiatan apel, seluruh peserta diajak memasang masker secara serentak, dengan aba-aba, "angkat, tempel, pasang"

Selesai apel, KPU, PPK, PPS mendampingi coklit oleh PPDP kepada tokoh-tokoh masyarakat, yaitu Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede, Wakil Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bendesa Adat Madya Kota Denpasar AA Ketut Sudiana, dan Wakil Ketua DPRD I Wayan Mariyana Wandhira.

Kemudian juga melakukan coklit pada anggota DPD RI Haji Bambang Santoso, pimpinan Bali Sruti Luh Riniti Rahayu, seniman musik I Made Murdita alias Nano Biroe. PPK dan PPS juga mendampingi coklit PPDP kepada Tokoh Puri Satria AA Ngurah Oka Ratmadi, anggota DPR RI AA Rai Wirajaya, anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, perbekel/lurah, bendesa dan tokoh masyarakat di masing-masing kecamatan dan desa/ kelurahan.

Pendampingan coklit juga dilakukan bersama Pasi Ops dan Pasi Personel Kodim 1611 Badung terhadap pemilih disabilitas di Lingkungan Kepuh, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara atas nama I Ketut Raka (55).

Sementara pendampingan coklit bersama Kasat Intel Polresta Denpasar dilakukan di Banjar Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat terhadap pemilih disabilitas kakak beradik, Kadek Sutama dan Ketut Sudiarta. KPU Kota Denpasar juga mendampingi coklit yang dilakukan bersama anggota KPU RI dan KPU Provinsi Bali terhadap Bendesa Adat Pohgading, Ubung Kaja, I Gusti Agung Ngurah Ketut Suparta. (DN - Ant)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here