Oknum PM Pukul Security Cafe, Ini Penjelasan Kapendam IX/Udayana - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

6/8/20

Oknum PM Pukul Security Cafe, Ini Penjelasan Kapendam IX/Udayana


Denpasar, dewatanews.com - Peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polisi Militer di Denpasar kepada Sdr. YL yang berprofesi sebagai Security disalah satu Cafe di Jalan Teuku Umar Barat Denpasar, telah viral di media sosial.

Peristiwa tersebut karena kesalahpahaman antara YL dengan oknum anggota Polisi Militer Denpasar berinisial AJ, dan sesungguhnya pada hari itu juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan yang disaksikan oleh Manager Cafe, kedua belah pihakpun juga sudah saling meminta maaf.


Sehubungan dengan hal tersebut, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam press rilisnya mengungkapkan bahwa penganiayaan tersebut telah ditelusuri oleh Pomdam IX/Udayana disebabkan dalam permasalahannya melibatkan anggota Denpom IX/3 Denpasar.

Kapendam pun angkat bicara dikarenakan telah viral di media massa dengan tajuk “Disuruh Parkir, Oknum PM Malah Aniaya Security Cafe Consept Store 9/11”.

"Jadi, kesalahpahaman tersebut terjadi karena sikap dari Sdr. YL yang mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan sambil menempelkan jarinya menunjuk keninggnya AJ yang merupakan oknum anggota PM tersebut," jelas Kapendam.

Kapendam menceritakan, kejadian itu bermula saat AJ hendak memutar arah kendaraannya, kemudian pada saat keluar area parkir Cafe Consept Store 9/11 didatangi dan ditegur Sdr. YL sambil membentak-bentak dan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan, walaupun AJ telah menyampaikan bahwa dirinya anggota TNI tetapi Sdr. YL tetap membentak bahkan hingga menempelkan jari ke keninggnya AJ.

Mengutip omongan perdebatan mereka, "tidak boleh muter disini kerena area parkir khusus untuk pengunjung", kemudian AJ berkata "masa gak boleh hanya numpang muter, saya anggota", kemudian Sdr. YL menjawab "tidak boleh, tidak mau tahu", sambil menempelkan jari menujuk keningnya AJ.

Merasa dipermalukan di tempat umum, AJ meninggalkan tempat tersebut untuk memarkir kendaraannya ditempat lain, sambil menghubungi anggotannya yakni Kopda Didik untuk menjadi saksi dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Pada saat ditemui dan disaksikan Manager Cafe, Sdr. YL menjelaskan permasalahannya sangat berbelit-belit sehingga AJ hampir terpancing emosinya untuk melakukan pemukulan namun emosi AJ bisa diredam oleh Kopda Didik dan manager Cafe Consept Store 9/11.

Kapendam sangat menyayangkan dengan berita yang dimuat di media online dimana mencantumkan judul dan isi yang hanya sepihak tanpa adanya konfirmasi kepada satuan AJ di Pom maupun ke Pendam IX/Udayana.

"Saya tegaskan, bahwa tidak benar terjadi adanya pemukulan, karena bekas penganiayaannyapun tidak ada, dan permasalahan tersebut juga sudah dapat diselesaikan secara kekeluargaan pada saat itu juga dengan saling memaafkan," demikian tegas Kapendam. (Pendam IX/Udy)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here