Dampak Corona, Tiga Kapal Pesiar Batal Berlabuh dan Ribuan Wisatawan Batal Berkunjung ke Buleleng - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

3/4/20

Dampak Corona, Tiga Kapal Pesiar Batal Berlabuh dan Ribuan Wisatawan Batal Berkunjung ke Buleleng


Buleleng, dewatanews.com - Merebaknya virus Covid-19 (virus corona) yang terjadi di berbagai negera di dunia termasuk Indonesia, berdampak keras terhadap sektor pariwisata di Bali khususnya Buleleng. Banyak agent perjalanan wisata dan wisatawan asing yang telah membatalkan perjalanannya untuk berwisata ke Buleleng. Hingga saat ini terdapat tiga kapal pesiar batal berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak dan Ribuan pembatalan pemesanan kamar di hotel dan villa di Buleleng. 

Di Pelabuhan Celukan Bawang ada tiga kapal cruise yang batal berlabuh. Diantaranya kapal pesiar wisata MS Seabourn Encore berbendera Bahama/Nasau, kapal pesiar Crystal Serenity dan kapal pesiar Wind Spirit. Ketiga kapal pesiar rencana datang di bulan Maret dan April ini. Tiga kapal pesiar tersebut sudah terjadwal boking setahun yang lalu. Namun mendadak membatalkan. 

"Kami menerima pembatalan ketiga kapal pesiar tersebut dalam akhir bulan Februari ini. Kami mendapat kabar, dari mereka cancel datang ke Bali," kata General Manager Pelindo III Celukan Bawang Rio Dwi Santoso (Rabu, 4/3)

Rio Dwi Santoso menambahkan, pembatalan ketiga kapal pesiar tersebut terkait virus corona pihaknya tidak bisa menyimpulkan dengan pasti. "Tapi yang jelas sudah ada tiga kapal cruise yang cancel bersandar di Pelindo III Pelabuhan  Celukan Bawang, setelah merebak virus corona," ujarnya. 


Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng telah melakukan pendataan kunjungan wisatawan yang datang ke Buleleng sebelum dan pasca penyebaran virus corona. Menurut Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Gede Gunawan, Rabu (4/3) mengatakan kunjungan pariwisata di Buleleng mengalami penurunan drastic pada bulan Februari. 

Data Dispar Buleleng kunjungan wisata dua bulan terakhir, Januari-Februari tahun 2019 sangat jauh berbeda. Terutama kunjungan pada bulan Februari 2019 dibandingkan dengan kunjungan Februari 2020. Kunjungan wisatawan di Buleleng menurun 40 persen di bulan Februari.

“Kalau tahun lalu di bulan Februari itu tercatat 71 ribu wisatawan sedangkan Februari 2020 kemarin hanya 43 ribu wisatawan ini data dari belasan destinasi wisata yang ada di Buleleng,” kata Kabid Gunawan. 

Dispar Buleleng juga menerima laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ada pembatalan booking hotel sebanyak 1.460 pesanan. Pembatalan booking hotel di Buleleng itu terjadi sejak sebulan terakhir.

“Kalau alasan pembatalannya secara jelas kami tidak tahu tetapi mungkin karena ini isu global mereka memilih menunda berpergian dulu untuk keselamatan,” ujarnya Gunawan. (DN - KOP)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here