Cegah Pandemi Covid-19, Sengol Pasar Desa Sayan Ditutup Sepekan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

3/30/20

Cegah Pandemi Covid-19, Sengol Pasar Desa Sayan Ditutup Sepekan


Gianyar, dewatanews.com - Pasar Sengol (Pasar Malam) Desa Sayan ditutup sepekan mulai Sabtu (28/3) sampai Jumat (3/4) mendatang. Walau demikian, untuk pasar paginya buka tetap buka seperti biasa. Kebijakan ini dilakukan untuk meminimalisir meluasnya  Pandemi Covid 19, yang kini masih menjadi ancaman warga.

Bendesa Adat Sayan, dr Tjok Gde Ardjana menjelaskan langkah itu guna mengantisipasi dan langkah pencegahan penyebaran covid 19. 

"Untuk pasar paginya berjalan seperti biasa, tapi malamnya pasar senggol ditutup dari 28 Maret sampai 3 April," jelasnya. 

Selain pedagang di Pasar Sengol Sayan, pedagang di lingkungan Desa Adat Sayan juga telah diberikan surat intruksi yang sama.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar  itu juga menyampaikan, surat tersebut tertulis bagi pedagang makanan siap saji boleh buka dari pukul 06.00 sampai pukul 20.00 yang disebar melalui masing-masing kelihan banjar. 

"Kalau bisa makanan siap saji dijual dalam bentuk bungkusan guna mengurangi kerumuman pembeli dan kesehatan juga," tambahnya. 

Ia juga menyampaikan apabila para pedagang yang ada di lingkungan Desa Adat Sayan menyiapkan tempat duduk, agar dibatasi jumlah tempat duduknya. Selain itu disampaikan untuk mencegah adanya kerumuman, dan jarak tempat duduk minimal 1 meter. Tidak hanya itu pedagang makanan juga duminta menyiapkan sabun pencuci tangan atau menyediakan hand sanitizer. 

Penutupan sengol pasar Desa Sayan itu pun dilakukan guna kebaikan masyarakat setempat. Terlebih pada orang yang sering pergi ke tempat orang banyak, pencegahan dengan cara ini dinilai efektif. Pihaknya juga meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada menghadapi wabah saat ini,.

"Pencegahan sudah semestinya dilakukan, selain itu juga diharapkan warga tidak panik dan jangan stres. Karena penutupan sengol ini langkah mengantisipasi," imbuh dr Tjok Ardjana.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here