Aparatur Kelurahan Se-Kabupaten Buleleng Ikuti Sosialisasi Peningkatan Kapasitas - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

1/16/20

Aparatur Kelurahan Se-Kabupaten Buleleng Ikuti Sosialisasi Peningkatan Kapasitas


Buleleng, Dewata News. Com —  Guna meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan, khususnya di Kabupaten Buleleng yang saat ini menerima tambahan anggaran dari pemerintah pusat dengan rata-rata Rp1,4 Miliar, Kecamatan Buleleng melakukan sosialisasi peningkatan kapasitas terhadap 17 Kelurahan di Kecamatan Buleleng, Rabu (15/01). Pada sosialisasi yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Setda Buleleng, Putu Karuna, SH di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng. juga dilibatkan 1 kelurahan dari Kecamatan Sukasada, 1 kelurahan dari Kecamatan Seririt.

Camat Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, S.Sos, M.Si menjelaskan, pada awal tahun 2020, Kecamatan Buleleng kembali melaksanakan penganggaran dana terhadap kelurahan di kecamatan buleleng. Dimana masing-masing kelurahan akan menggelola anggaran sebesar  Rp1,4 Milyar, dengan adanya tambahan yang cukup beser itu aparatur yang ada di kelurahan, khususnya yang ada di kecamatan Buleleng, Sukasada dan Seririt harus didukung dengan tata kelola yang baik dan benar supaya sesuai dengan regulasi yang ada, dengan mengundang Bappedalitbang Kabupaten Buleleng, BPKPD Kabupaten Buleleng, Inspektorat Kabupaten Buleleng sebagai narasumber.

”Diharapkan aparatur yang ada dikelurahan mampu mengelola anggaran dengan baik, tentunya juga didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Tahun 2019 sudah kami penuhi sesuai kebutuhan, baik itu komputer, printer, dan  laptop," ujarnya. 

Menurut Camat Dodik, pada tahun 2019 pihaknya sudah melakukan proses pelaksanaan anggaran kelurahan, sudah barang tentu banyak kendala-kendala yang dialami.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pembangunan Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Genep mengatakan, saat ini kelurahan cukup banyak mengelola anggaran, dengan demikian dibutuhkan suatu kemampuan untuk merencanakan penggunaan anggaran tersebut, sehingga tidak terjadi masalah setelah perealisaiannya.

”Dalam hal ini kami di Bappeda membantu merencanakan data-data di kelurahan itu agar valid. Contohnya di kelurahan itu akan memperbaiki jalan yang rusak,  jadi harus valid datanya dimana lokasinya, status jalanya, lebarnya berapa, berapa panjang jalan tersebut, serta berapa alokasi anggaran yang di gunakan," paparnya. 

Nyoman Genep mengharapkan agar setiap kelurahan mampu membuat program-program yang harmonis dengan Kabupaten, melalui harmonisasi tersebut terdapat slot-slot anggaran yang bisa ditangkap oleh masing-masing kelurahan. (DN ~TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here