Ekonomi Kreatif Bisa Tingkatkan PAD Kota Denpasar - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/4/19

Ekonomi Kreatif Bisa Tingkatkan PAD Kota Denpasar


Denpasar, Dewata News. Com - Kota Denpasar yang sudah dinobatkan secara resmi sebagai Kota Kreatif Indonesia dan Kota Parameter Pengembangan Ekonomi Kreatif tahun 2019 tentu akan menjadi sebuah ikon kemajuan yang akan terjadi di Kota Denpasar Kedepanya. 

"Apalagi Dinas Pariwisata saat ini juga lagi bersemangatnya menggalakan program ekonomi kreatif sebagai salah satu pendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar salah satu anggota komisi I DPRD Kota Denpasar, Putu Metta Dewinta Wandy, SH, Senin (4/11).

Dikatakan, pembangunan Kota Denpasar kreatif berwawasan budaya secara berkelanjutan akan terus bisa mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Maka, tak heran kalau Dinas Pariwisata Kota Denpasar untuk bisa meningkatkan PAD harus ikut menggalakan program ekonomi kreatif.

"Selain itu, dalam ekonomi kreatit sendiri sudah masuk bagian kota budaya yang merupakan satu kesatuan ikon Kota Denpasar," terangnya.

Putu Metta Dewinta Wandy menjelaskan kalau selama ini Walikota IB Rai Darmawijaya Mantar, SE, M.Si sudah banyak membuat terobosan inovasi guna mendukung Kota Kreatif dan Kota Budaya. 

"Bahkan perkembangan ekonomi kreatif juga sudah mengarah pada era revolusi industri 4.0. Jadi sangat perlu bila Dinas Pariwisata ikut menggalakan program ekonomi krearif untuk kedepanya kembali bisa meningkatkan PAD," jelasnya.

Ditambahkan, karena ekonomi kreatif sendiri di dalamnya sudah mencakup banyak nilai yang terkandung. Salah satunya kawasan yang sudah menjadi ekonomi kreatif saat ini adalah Tukad Badung. Ini juga bisa menjadi obyek wisata. 

"Jadi wisatawan yang menginap di Kota Denpasar bisa diajak langsung melihat keindahan yang ada di Tukad Badung, nah dari sini nantinya akan bisa menjadi salah satu PAD Pariwisata," tambahnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com