Demi Kenyaman Warga, Pemkab Gianyar Serius Tangani Kebakaran Sampah - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

8/15/19

Demi Kenyaman Warga, Pemkab Gianyar Serius Tangani Kebakaran Sampah


Gianyar, Dewata News. Com - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra turun langsung menemui masyarakat dan lalu memerintahkan jajaranya untuk segera melakukan  penanganan bersama, kerja team dan kordinasi lintas instansi untuk  penanganan bencana akibat asap.

Inipun akhirnya berbuah hasik, asap mengepul dan menggangu pernafasan warga Desa Lebih, Gianyar kinipun mulai terhenti.

Pasca turunnya Bupati langsung menemui masyarakat Desa Lebih, kinipun kebakaran sampah sudah padam.
Ini tidak lepas dari peran Bupati memerintahkan opd terkait agar meminta bantuan Damkar Badung, Denpasar, Klungkung dan Bangli melaluiBOBD Provinsi untuk membantu Damkar Gianyar melakukan pemadaman api dan memicu asap.

Selain itu bupati juga memerintahkan OPD untuk mengupayakan alat berat,  membongkar sampah mencari setiap titik api serta dipadamkan. Bahkan OPD terkait juga diminta membuat posko pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang terdampak dan membagikan masker.

Termasuk Petugas uji kualitas udara dari PPE Bali Nusra Kementerian Lingkungan Hidup, juga diturunkan untuk mengecek kulaitas udara. 

Selain itu I Made Mahayastra, Bupati Gianyar juga memerintahkan OPD terkait untuk konsultasi ke Fakultas Tehnik Universitas Udayana untuk penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Pasca turun langsungke masyarakat terdampak, sehari kemudian Sekda Kabupaten Gianyar, I Made Gde Wisnu Wijaya juga merapatkan lintas instansi OPD terkait untuk evaluasi teknis pemadaman asap dan penanganan dampak asap.

Kerja keras dan maraton jajaran Pemkab  Gianyar dalam melakukan pemadaman api serta asap setelah terjadinya lagi kebakaran sampah tgl 19 juli 2019 lalu serta beberapa kali terjadi kebakaran susulan akhirnya tuntas terselesaikan. Pantauan situasi dan kondisi di TPA Temesi (15/08) tidak lagi ada asap ataupun api. 

Kepala Satpol Pp Kabupaten Gianyar yang membawahi Damkar menyatakan api dan asap   di TPA Temesi sudah dapat di tangani, boleh dikatakan per hari ini sudah kondusip," api dan kebakaran hari ini dinyatakan sudah padam dan kondusif", katanya.

Sedangkan Kabid Damkar Satpol PP, I Gusti Agung Gde Udayadnya, SIP, MM, menyatakan walaupun asap hampir 100 persen tidak nampak lagi,  2 unit damkar tetap akan dikerahkan  untuk melanjutkan dan memastikan secara total asap padam, "kita siagakan dua unit damkar untuk antisipasi", imbuhnya.

Sat  alat pompa damkar juga akan ditempatkan di TPA untuk antisipasi sesuai permintaan dan kordinasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Dengan disiagakannya peralatan semoga pihaknya berharap tidak ada lagi kebakaran susulan. 

Disi lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup , I Wayan Kujus Pawitra  didampingi Kepala UPT Persampahan I Ketut Bambang, mengapresiasi kerja team, seraya  berterima kasih atas  bantuan dan  kerja keras bersama dalam memadamkan asap serta penanganan bencana dampak kebakaran.

Walaupun hampir 100 % asap nampak telah padam, namun pihaknya tetap memohon bantuan dari Damkar Gianyar untuk siagakan  dilokasi. Ini untuk antisipaai cepat, jika kejadian kebakaran sampah kembali terjadi," ya saya tetap memohon pihak terkait untuk menyagiakan pemadam di lokasi", ungkapnya.

Kedepan TPA  Temesi juga akan direvitalisasi menjadi TPA yang lebih modern sesuai arahan bupati, dan didukung dengan pembangunan managemen pengelolaan sampah (TPST) dimasing-masing desa. 

Terdampak asap kebakaran samaph, secara terpisah Ketua Pemuda Banjar Lebih Beten Kelod, Agus Muliana  menyampaikan terimakasih jajaran pemda sudah melakukan penanganan yang maksimal, "semoga asap dari kebakaran temesi tidak terjadi lagi kebakaran", harapnya.

Sebelumnya asap kebakaran sampah TPA Temesi, mengganggu warga Lebih Beten Kelod, terutama saat kejadian terjadi di malam hari, hingga mengganggu saat warga sedang istirahat. (DN - CiN)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com