Bupati PAS ”Menggelindingkan Gerbong Mutasi” 132 Pejabat Struktural - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/17/19

Bupati PAS ”Menggelindingkan Gerbong Mutasi” 132 Pejabat Struktural


Buleleng, Dewata News. Com — Memasuki semester kedua tahun 2019, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST ”menggelindingkan gerbong mutasi” untuk 132 Pejabat Struktural dilingkugan Pemkab Buleleng.

Tujuannya? Menurut Bupati PAS sapaan akrab Putu Agus Suradnyana, untuk mengisi sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong. Karena, ketika dilakukan mutasi pada awal tahun 2019 lalu masih menyisakan jabatan kosong. Selain itu, kekosongan jabatan dibeberapa SKPD juga dikarenakan Pejabat lama sudah pensiun.

Jabatan kosong tersebut, seperti dilansir Humas Buleleng, yakni Kepala Dinas Petanian, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM). Jabatan tersebut, kini sudah diduduki oleh Ir, I Made Sumiarta sebagai Kepala Dinas Pertanian, Drs. Komang Sumertajaya sebagai Kepala Badan Kesbangpol, Nyoman Agus Jaya Sumpena,SE sebagai Kepala Damkar, dan Drs. Dewa Made Sudiarta sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM. Mereka sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala di masing-masing SKPD tersebut.

Dari ”gerbong mutasi” kali ini, ada sebanyak 132 pejabat yang dimutasi terdiri dari pejabat Eselon II sebanyak 4 orang, Eselon III - 21 orang, dan eselon IV sebanyak 107 orang. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap Pejabat Struktural sebanyak itu dilakukan langsung Bupati PAS yang diselenggarakan di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu pagi (17/07).

Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG menjelaskan, bahwa  pengisian jabatan untuk Eselon II sudah melalui seleksi yang ketat, sebagai upaya untuk menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Buleleng dengan baik. 

Selain itu, Wabup Sutjidra juga mengatakan, tahun ini sampai tahun depan akan ada empat Kepala Dinas yang akan pensiun. Untuk itu, Ia menghimbau kepada Dinas terkait untuk melakukan pembinaan dan kaderisasi untuk para pejabat eselon III. ”Saat ini tidak lagi ”titipan” jabatan”, tegas Wabup Sutjidra karena pengisian jabatan murni dilakukan penilaian secara menyeluruh baik itu kinerjanya, kemudian penilaian yang lain, seperti prestasinya, dedikasinya, loyalitasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buleleng, Gede Wisnawa mengatakan, pihaknya siap melaksanakan pembinaan terhadap pejabat eselon III yang ingin menjadi eselon II. 

Namun, menurut Gede Wisnawa, harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan tim Panitia Seleksi (Pansel) untuk menghindari kekosongan jabatan terlalu lama. Untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga akan pensiun, dijelaskan Wisnawa, prosesnya berbeda dan memakan waktu yang lama.

“Untuk pengisian jabatan Sekda ini harus melibatkan tim Pansel dari Provinsi, namun tidak harus melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Yang penting sudah memiliki sertifikat Asesor”, mantan Sekwan Buleleng Gede Wisnawa. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com