Prof. Dasi Astawa Beri Kuliah Umum di Dwijendra - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/19/19

Prof. Dasi Astawa Beri Kuliah Umum di Dwijendra


Denpasar, Dewata News. Com - Fakultas Pertanian (FP) Universitas Dwijendra (Undwi) menggelar kuliah umum dengan menghadirkan narasumber dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VIII Bali dan NTB Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si didampingi Rektor Undwi, Dr, Ir. Gede Sedana, M.MA sebagai moderator. 

"Acara kuliah umum yang dilaksanakan sehari dengan melibatkan seluruh mahasiswa, dekan dan dosen dilingkungan Undwi ini acaranya diadakan di ruang aula lantai 3," ujar Dekan FP Undwi, Ir. I Ketut Kariati, MP

Lanjut Dekan FP Undwi,  dengan aktifnya mahasiswa dalam sesi tanya jawab, bisa jadi indikator jika kuliah itu menarik dan bermanfaat dalam upaya membangun jiwa wirausaha mahasiswa dalam menghadapi tantangan kedepan. 

"Kita juga berharap kelak mahasiswa bisa menjadi apa yang disebut enterpreneur, jadi tidak hanya fokus mencari kerja tapi bisa menciptakan lapangan kerja," sebutnya.

Sementara Prof. Dasi Astawa dalam sambutanya mengatakan seiring dengan perkembangan zaman di era industri 4.0 ini, pastinya perubahan itu dirasakan cukup cepat tentu dengan otomatis daya saingpun semakin meningkat. 

"Apalagi melihat dari jumlah populasi yang ada tentu kedepan lapangan kerja masih terbuka lebar, hanya kesempatan untuk meraup pekerjaan dirasakan semakin menyempit atau sedikit," terangnya.

Lanjut Prof. Dasi Astawa, kesempatan kerja sangat terbatas dan berada jauh di bawah angkatan kerja. Kesempatan dan peluang kerja lebih rendah dari peluang kerja yang ada. Jadi pada intinya, agar kedepanya lulusan Perguruan Tinggi tidak banyak yang menganggur, maka 
solusi yang terbaik adalah mahasiswa harus dibekali dengan pendidikan kewirausahaan. 

"Karena dengan memiliki bekal pendidikan kewirausahaan akan dirasakan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri (job creator). Apalagi diperkirakan jumlah mahasiswa yang di Bali mencapai sekitar 70 ribu. Dan setiap tahunnya ada sekitar 15 ribu yang lulus dari Perguruan Tinggi. Jadi tidak semua lulusan terserap di dunia kerja, sebab lulusan ada yang menciptakan lapangan pekerjaan sendiri," ucapnya. 

Dijelaskan, Namun persoalannya dia sering menanamkan kepada mahasiswa agar membongkar mindset mereka agar jangan berpikiran setelah tamat hanya berorientasi mencari pekerjaan atau kerja sesuai dengan bidangnya. "Tidak perduli apapun pendidikanmu kalau memang sudah ingin mengembangkan diri sendiri dan tidak ingin bekerja dengan yang lain, ya ciptakan pekerjaan jangan hanya menjadi "job seeker". Itu adalah pilihan," jelasnya.

Ia tidak memungkiri jika di manapun yang namanya pengangguran pasti ada. Untuk itulah semua tamatan perguruan tinggi itu diarahkan pada dua hal yakni "job seeker atau job creator". "Tidak ada yang melarang ketika tamat kuliah akan membuat suatu usaha. Dari "zero to hero" atau dari "nothing to something". Tidak apa-apa melakukan itu, semua itu proses," imbuhnya lagi. 

Ia berpendapat, ketika ditanya strategi menjadi seorang pengusaha, tidak ada kata lain ujar Dasi Astawa yaitu hanya dengan memulai. Jadi apapun anda ketika tidak pernah memulai, maka tidak pernah punya. "Jadi semua harus dari nol, tidak pernah mencoba, tidak akan pernah bisa. Mulailah, jangan jadi pecundang, jadi pecundang berarti gagal," tandasnya.

Kemudian, Rektor Universitas Dwijendra, Dr. Ir. Gede Sedana usai kuliah umum mengatakan, kegiatan macam ini dimaksudkan agar mahasiswa sejak dini mulai memahami dan memaknai nilai-nilai dan prinsip kewirausahaan. Pemahaman inipun harus dibarengi dengab adanya kemaun, kemampuan dan keberanian mahasiswa untuk mengimplementasikannya. 

Rektor bahkan mendorong mahasiswa  untuk segera mengeksekusi usaha bisnis dari skala yang kecil dan dapat semakin dikembangkan. 

"Pihak Universitas akan menyediakan fasilitas bagi mahasiswa  yang akan membangun usah bisnis. Oleh karena itu, sarjana yang dihasilkan sudah siap di dunia usaha.Bahkan mereka akan bisa menciptakn peluang berusaha atau peluang kerja, khususnya bagi diri sendiri dan bagi tenaga kerja lainnya," sebut rektor yang kerap memotivasi para mahasiswanya ini.

Sedangkan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra, Ir. I Ketut Kariati, MP., juga menambahkan,  dengan aktifnya mahasiswa dalam sesi tanya jawab, bisa jadi indikator jika kuliah itu menarik dan bermanfaat dalam upaya membangun jiwa wirausaha mahasiswa dalam menghadapi tantangan kedepan. 

"Kita juga berharap kelak mahasiswa bisa menjadi apa yang disebut enterpreneur, jadi tidak hanya fokus mencari kerja tapi bisa menciptakan lapangan kerja," sebutnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com