Koster : Bali Contoh Toleransi dan Kebhinekaan di Indonesia - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/24/19

Koster : Bali Contoh Toleransi dan Kebhinekaan di Indonesia


Denpasar, Dewata News. Com - Gubernur Bali Wayan Koster mengajak semua pihak di Bali untuk bersama-sama membangun toleransi, kebersamaan dan gotong royong tanpa memandang agama dan latar belakangnya. 

"Kita tunjukan wajah Bali yang lekat dengan ciri kebhinnekaan dan kedamaian, jadikan Bali contoh dan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia," ajak Gubernur dalam sambutannya di acara Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, Jumat ( 24/5) petang.

Dalam acara yang diadakan bersama puluhan anak yatim itu, Gubernur Koster menyampaikan komitmen pemerintah  untuk menjadikan daerah Bali senantiasa aman dan kondusif, serta jauh dari isu-isu negatif. 

"Karena Bali yang kecil ini merupakan destinasi pariwisata dunia, jadi tiap kejadian kecil akan menjadi sorotan di belahan dunia lain. Jangan hanya karena beda pilihan politik, beda latar belakang malah merugikan kita semua," terang Koster. 

Dinamika politik yang berkembang diharap Koster, tidak serta-merta mengganggu keharmonisan yang telah lama terjalin. "Presiden Jokowi dalam kunjungannya belum lama ini juga menghimbau agar pembangunan tidak di fisik saja, tapi juga membangun persatuan dan perdamaian," imbuh Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Bali Rudi Rubijaya menyatakan hal senada terkait dengan toleransi dan persaudaraan antarumat yang selalu terjaga di Bali. 

"Fokus kita hanya membuat Bali yang lebih damai, sehingga kita bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan Bali dengan lebih baik," ujarbRudi. 

Rudi juga mengaku, BPN Bali akan turut serta mendukung segala program Pemprov Bali terutama yang menyangkut sektor pertanahan. "Ini komitmen kami untuk kontribusi membangun Bali," tutupnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com