Gubernur Koster Dukung Perakitan Motor Listrik di Bali - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

5/7/19

Gubernur Koster Dukung Perakitan Motor Listrik di Bali


Denpasar, Dewata News. Com - Rencana Motor Listrik Gesits membuka pabrik perakitan di Bali mendapat sinyal positif dari Gubernur Bali Wayan Koster. Hal ini terlihat saat paparan PT WIKA selaku induk perusahaan Gesits dalam rangka rencana tersebut di rumah jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Senin (6/5).

Selain akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi krama Bali, hadirnya motor listrik yang ramah lingkungan di Bali mendukung pencapaian visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Gubernur Koster mengatakan untuk menjaga kesucian alam Bali, masyarakat memang perlu beralih ke kendaraan yang ramah lingkungan. Ia menambahkan motor listrik tidak saja mengurangi polusi udara namun juga suaranya tidak berisik. "Saya sudah pernah coba waktu Hari Listrik Nasional, jadi sehat untuk pendengaran, sehat juga untuk udara kita," kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Direktur Operasi Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan pihaknya akan segera mensurvei lokasi yang diperkirakan cocok untuk pabrik perakitan motor listrik Gesits di Bali. "Besok kita akan melihat lahan Pemprov yang mungkin bisa digunakan," ujarnya. Ia berharap seusai Lebaran nanti, pihaknya sudah bisa memulai rencana pembangunan ini.

GM PLN Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan secara ekonomis motor listrik ini operasionalnya lebih murah dari motor biasa. "Perbandingannya sekitar satu banding lima," katanya. Untuk memudahkan pengisian PLN akan menyiapkan tempat pengisian listrik, misalnya di Kantor Gubernur Bali.

Rapat pemaparan juga dihadiri oleh PT GTI, Dirut Perusda Bali Suryawan Dwimilyanto, Kadis Perhubungan Provinsi Bali Gde Samsi dan BPKAD Provinsi Bali.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com