Stop Prostitusi di Jalanan, Komunitas Warga's Gelar "Meet&Great" Gerakan Menuju Buleleng Bersih - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

3/28/19

Stop Prostitusi di Jalanan, Komunitas Warga's Gelar "Meet&Great" Gerakan Menuju Buleleng Bersih

Jika cinta juga sayang dengan kota kelahiranmu, Kota Singaraja, banyak langkah bisa dilakukan, seperti diungkapkan Koordinator  Komunitas Warga's, Mami Sisca Dharma.D serangkaian HUT ke-415 Kota Singaraja menggelar kegiatan di Singaraja, Kamis (28/03) sore ini.

Acara kegiatan yang dikemas dalam "Meet&Great" dengan Visi Gerakan Menuju Buleleng Sehat sore ini mulai pukul 17.00 Wita itu bersama Komunitas Wargas' Buleleng di Beatrix Petiserrie, Jalan Udayana No.5 Singaraja.

"Mami Sisca Crisis Care sudah punya komitmen mensterilkan/menutup dua lokalisasi di Kota Singaraja", ujarnya.

Dimana Lokasi Itu?
Menurut Mami Sisca, tempat yang dimanfaatkan para  waria menggaet jomblo jomblo Kota Singaraja, yaitu di kawasan jalan Pramuka yang terkenal dengsn sebutan Taman Kelimpit. "Good bye Taman Kelimpit dan yang punya kisah disini Kubur saaja ya", imbuhnya.

Lokasi umum lainnya, disebutkan Mami Sisca, di kawasan eks Pelabuhan Buleleng. "Keputusan saya sudah bulat tak boleh di obrak abrik siapapun, karena saya menyadari dua hotspot ini tidak ada manfaatnya untuk Kota Singaraja dan Gumi Den Bukit. Karena resiko infeksi-infeksi lainnya banyak saya temukan disini dari usia produktif dn usia para pelanggan lainnya", tegasnya.

Bagi yang melanggar, lanjut Mami Sisca, sudah disiapkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang ketertiban umum. 

"Mami sudah tidak mau lagi membeckingi (pasang badan) untuk dua tempat lokasi ini, dan bukan tanggung jawab di pundak seorang Mami Sisca lagi, Oke? Stop Prostitusi di jalan umum", jelasnya. (DN - TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com