Buka Pameran Bonsai, Bupati PAS Minta Jaga Lingkungan Dengan Menanam Pohon - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/18/19

Buka Pameran Bonsai, Bupati PAS Minta Jaga Lingkungan Dengan Menanam Pohon


Buleleng, Dewata News.Com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, bahwa dalam menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, adalah dengan menanam pohon. Ini dilakukan untuk menjaga agar lingkungan tetap lestari.

”Walaupun tidak memiliki lahan yang cukup, pohon dengan teknik bonsai bisa menjadi alternatif untuk ditanam di halaman rumah agar lingkungan maupun udara tetap bersih dan sehat”, kata Bupati PAS saat membuka secara resmi Pameran dan Lomba Bonsai yang diselenggarakan bekerjasama dengan Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) menyambut HUT ke-415 Kota Singaraja di Taman Kota Singaraja, Minggu (17/03) pagi.

Bupati PAS mengungkapkan, ke depanroadmap pengembangan Kabupaten Buleleng adalah terus menjaga lingkungan agar tetap lestari. Roadmap tersebut diimplementasikan dengan menjaga kebersihan dan menanam sebanyak-banyaknya pohon. Kalaupun lahannya sempit, tanaman bonsai bisa menjadi alternatif untuk menambah kelestarian serta ruang hijau.

”Pameran ini sesuai dengan keinginan pemerintah untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga lingkungannya”, jelasnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini pun mengajak dan memberikan saran kepada komunitas ataupun grup pencinta bonsai seperti RUBI ini, untuk terus mensosialisasikan kecintaan terhadap pohon, khususnya menanam bonsai di lahan yang sempit.

Menurut Bupati PAS, komunitas bisa mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan edukasi-edukasi, sehingga makin banyak orang mengetahui apa itu bonsai. “Dengan sosialisasi tersebut, masyarakat menjadi tahu, apa sih bonsai, bagaimana caranya dan dimana mencarinya. Dengan pengetahuan tersebut, jika hasilnya bagus bisa mendatangkan penghasilan, baik itu untuk siswa sendiri maupun sekolah”, ujar Bupati PAS.

Merespon ajakan dan saran tersebut, Pembina RUBI Pusat, Ida Bagus Made Adnyana mengatakan, bahwa RUBI sudah sering menyelenggarakan workshop ke daerah-daerah, mengenai bonsai ini. Namun, untuk ke sekolah-sekolah, sosialisasi dan workshop tersebut rencananya sedang disusun.

Kenapa? Hal ini dikarenakan, untuk kepengurusan RUBI pusat baru terbentuk dua tahun. Untuk Bali, RUBI baru deklarasi sebulan yang lalu. ”Kami bergerak dari Buleleng dengan jumlah anggota mencapai 57 orang”, ujarnya.

Ida Bagus Made Adnyana menambahkan, pada pameran dan lomba kali ini diikuti oleh 104 pohon yang berasal dari Buleleng serta beberapa dari luar Buleleng.

Disinggung mengenai jual-beli bonsai di pameran kali ini, menurut IB.Adnyana, tergantung dari pemilik sendiri. ”Bisa saja terjadi transaksi pada pameran bonsai di Buleleng ini. Semua kami serap dari para pencinta bonsai, baik itu dari dalam organisasi maupun luar organisasi,”imbuhnya.  (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com