Depresi, Seorang Remaja di Bontihing Gantung Diri - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

2/8/19

Depresi, Seorang Remaja di Bontihing Gantung Diri


Buleleng, Dewata News. Com - Warga masyarakat di Banjar Dinas Kanginan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan pagi-pagi dihebohkan adanya salah seorang warga telah meninggal, karena gantung diri. 

Peristiwa mengejutkan yang terjadi pada hari Jumat (08/02) pagi sekitar pukul 06.15Wita itu cepat tersiar di Banjar Dinas Kanginan, Desa asal Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG itu. Warga yang berbuat nekad menghabisi nyawanya itu, adalah seorang remaja, I Ketut Adi Putra (20) yang gantung diri pada tiang pelapon warung milik I Wayan Pilih (orang tua korban).

Kejadian yang cukup membuat masyarakat heboh diperkirakan jam 05.30 Wita.

Terendusnya peristiwa itu, ketika Komang Gunadarma Putra baru bangun tidur jam 05.30 Wita bermaksud menuju kamar mandi. Karena di kamar mandi masih ada orang, sehingga langsung menuju ke warung milik I Wayan Pilih. Pada saat itulah melihat korban dalam keadaan tergantung di pelapon warung dengan menggunakan tali pelastik warna biru muda.

Terhadap temuan itu, Komang Gunadarma Putra memberitahukan kepada I Wayan Pilih (orang tua korban) dan kemudian melaporkannya ke Polsek Kubutambahan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat itu, petugas SPKT Polsek Kubutambahan dipimpin Kapolsek AKP Mustiada, SH mendatangi TKP bersama-sama dengan tim medis dan melakukan olah TKP.

Hasil pemeriksaan Tim medis Puskesmas Kubutambahan 2, dr. Ayu Deni Pramita, bahwa pada  korban ditemukan bekas jeratan tali di leher, pada kemaluan korban mengeluarkan cairan airmani. Tidak diketemukan tanda tanda kekerasan dan korban dinyatakan meninggal karena kekurangan oksigen. Itusebagai kesimpulan dari hasil pemeriksaan Tim medis dan olah TKP Kepolisian.

Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban.

Perbuatan nekad mengakhiri hidupnya diduga korban semenjak enam bulan terakhir ini mengalami depresi dan susah untuk diajak komunikasi oleh keluarganya.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Kubutambahan AKP Mustiada menyampaikan rasa prihatin ikut bela sungkawa disertai dengan pemberian bantuan satu gulung kain putih dan kopi gula  kepada keluarga korban. (DN - TiR).-

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com