Purnama Kelima Momen Mohon Berkah dan Karunia Hyang Widhi - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

11/22/18

Purnama Kelima Momen Mohon Berkah dan Karunia Hyang Widhi


Buleleng, Dewata News. Com — Kamis – 22 Nopember 2018 ~ Wraspati Wuku Gumbreg sebagai Purnama Sasih Kelima merupakan hari suci bagi umat Hindu untuk memohon berkah dan karunia dari Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) yang telah menerangi dunia beserta isinya, sekaligus memohonkan kepada Sang Hyang Chandra agar dapat melebur kotoran dosa/mala yang pernah dilakukan, baik sengaja maupun tidak di sengaja, agar kembali bersih jiwa dan pikiran seperti sedia kala.

Ketika mengikuti persembahnyangan di Pura Dadia, Merajan maupun di tempat suci lainnya, alangkah indahnya adanya Sekaa Santi melantunkan kidung.

Kenapa? Karena penggunaan kidung dalam berbagai bentuk kegiatan keagamaan Hindu sangat membantu menciptakan suasana hening, hikmat/khusuk dan dipancari getaran kesucian untuk mengiringi yadnya yang dilaksanakan, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sakral.

Makna Purnama
Kata Purnama berasal dari kata “purna” yang artinya sempurna. Purnama dalam kamus umum Bahasa Indonesia berarti bulan yang bundar atau sempurna (tanggal 14 dan 15 kamariah). Pemujaan dimaksudkan saat purnama ini ditujukan kehadapan Sanghyang Candra, dan Sanghyang Ketu sebagai dewa kecemerlangan untuk memohon kesempurnaan dan cahaya suci dari Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam berbagai wujud Ista Dewata. Biasanya pada hari suci purnama ini disebutkan umat Hindu menghaturkan Daksina dan Canang Sari pada setiap pelinggih dan pelangkiran yang ada di setiap rumah.

Pada umumnya di kalangan umat Hindu, sangat meyakini mengenai rasa kesucian yang tinggi pada hari Purnama, sehingga hari itu disebutkan dengan kata ”Devasa Ayu”. Oleh karena itu, setiap datangnya hari-hari suci yang bertepatan dengan hari Purnama maka pelaksanaan upacaranya disebut, ”Nadi”. Tetapi sesungguhnya tidak setiap hari Purnama disebut ayu tergantung juga dari Patemon dina dalam perhitungan wariga. ~ Made Tirthayasa ~

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com