Dewan Buleleng Apresiasi Gelaran Buleleng Endek Carnaval 2018 - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

8/5/18

Dewan Buleleng Apresiasi Gelaran Buleleng Endek Carnaval 2018


Buleleng, Dewata News. Com  - Pelangi dari Bali Utara yang lebih keren “North Bali Rainbow” merupakan tema yang diusung gelaran Buleleng  Endek Carnaval (BEC) sebagai bagian dari Buleleng Festival (Bulfest) VI tahun 2018  serangkaian menyambut Hari Kemerdekaan RI yang ke-73 tahun 2018.

Secara resmi gelaran BEC tahun 2018 dibuka Bupati Buleleng Putu Agus Suradyana ditandai dengan pemukulan gong di kawasan Jln. Ngurah Rai Singaraja, Minggu (05/08) sekitar pukul 14.30 Wita

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, SH yang hadir beserta anggota DPRD yang lain menyampaikan, bahwa tema tersebut menggambarkan warna performatif yang sangat indah yang merupakan percikan dari warna putih ciptaan Tuhan. 

"Buleleng memiliki potensi yang beranekaragam, baik sumber daya alam, seni budaya dan masyarakat multi etnik yang merupakan modal dasar untuk membangun Buleleng  yang sejahtera", kata Ketua Dewan Buleleng Gede Supriatna.

Keanekaragaman endek Buleleng dengan berbagai corak dan motif, menurut politikus PDI Perjuangan asal Tejakula ini, sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dengan kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain.

Namun disisi lain, Gede Supriatna menilai, bahwa keanekaragaman endek di Kabupaten Buleleng perkembangannya belum sesuai dengan harapan.

Penyebabnya? Menurut Supriatna,  karena terbatasnya promosi produk, di samping disertifikasi produk yang sangat penting dilaksanakan guna memberikan pilihan yang bervariasi kepada konsumen, baik dari segi motif maupun harga. 

Ketua Dewan Gede  Supriatna punya rasa optimisme kalau ini dapat dilakukan, endek Buleleng akan memasuki segmen pasar. Terlebih dengan kemajuan teknologi informasi dan sarana media sosial di samping melalui promosi yang sifatnya konvesional. "Hal inilah yang harus dilaksanakan oleh pengerajin dan desainer endek agar mampu bersaing di berbagai segmen pasar, sehingga endek Buleleng bisa diterima dan dicintai masyarakat serta merasa bangga menggunakan endek Buleleng", ujar Supriatna.

Harapan kedepan, lanjut Supriatna, bagaimana bisa menggairahkan sektor kerajinan tenun ini, sehingga bisa memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Buleleng dan perlu upaya-upaya signifikan dari berbagai komponen masyarakat atau stakeholder yang ada, terutama dari SKPD agar mampu lebih kreatif, inovatif, jelas dan terstruktur  serta pergelaran BEC terimplementasi dalam anggaran dan dilaksanakan dengan baik, sehingga memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan endek di Kabupaten Buleleng.

Buleleng Endek Carnaval (BEC), seperti dilaporkan Ketua Panitia, Gde Dharmaja yang juga Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buleleng, bertujuan untuk memberikan ruang kepada masayarakat lokal dalam berkreasi guna meningkatkan penggalian pelestarian, pengembangan kreativitas para pengerajin dan desain per-endekan, serta meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal yang adi luhung dan lebih mengenalkan potensi unggulan maupun kreativitas daerah di bidang perendekan. 

Gelaran BEC tahun 2018 setelah dibuka Bupati  PAS, peserta menelusuri Jln Ngurah Rai, Jln  Pramuka, Jln Ahmad Yani dan finis di Jln Dewi Sartika Barat, Singaraja.

Gelaran BEC 2018 kali ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari para pengerajin endek, desainer, sekolah, kecamatan, OPD dan komunitas. (DN - TiR).-

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com