Demi Kelancaran IMF-WB AM 2018, Kemenkeu dan BI akan Matur Piuning di Pura Besakih - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/27/18

Demi Kelancaran IMF-WB AM 2018, Kemenkeu dan BI akan Matur Piuning di Pura Besakih


Karangasem, Dewata News. Com - Kementerian Keuangan RI dan Bank Indonesia (BI) mengunjungi dan mengecek situasi serta kondisi Pura Besakih, Karangasem sebelum melaksanakan persembahyangan matur piuning, Jumat (27/7). Matur piuning ini dilakukan untuk mendoakan IMF-WB Annual Meeting 2018 yang akan digelar di kawasan Nusa Dua, Badung pada bulan Oktober mendatang.

Rombongan tiba di Pura Besakih sekitar pukul 09.20 Wita, disambut Kapolres Karangasem, AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, S.I.K., M.A.P. didampingi Kasat Lantas, AKP Fudin Ismail, Kasat Sabhara AKP I Made Sudartawan, Staf Ahli Bupati Karangasem Drs. I Wayan Sutapa, Forkopimcam Rendang, Badan Pengelola Pura Besakih dan Prajuru Desa Adat Besakih, Jero Mangku Widiartha. 

Rombongan yang terdiri dari Adelina Sirait dari Staf Kemenkeu dan Ari Purnomo dari Panitia Nasional IMF-WB Annual Meeting 2018 mengecek fasilitas yang ada di Pura Besakih, termasuk keadaan kamar mandi. Pada kesempatan itu, mereka juga melihat aktivitas masyarakat yang sedang sembahyang.


“Fasilitas cukup bagus, termasuk keadaan kamar kecil bagi pengunjung sudah bagus pula. Sudah ada pengharum ruangan,” kata Adelina Sirait. 

Dari informasi yang diperoleh bahwa upacara persembahyangan matur piuning rencananya akan dilaksanakan pada awal bulan Agustus 2018. Persembahyangan ini akan dihadiri sejumlah pejabat, yaitu Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Bupati se-Bali, Muspida Karangasem, Sekjen dan Sekretaris IMF-WB, Sekjen Kemenkeu, Sesmenko Perekonomian dan Kepala BPPK Kemenkeu serta Staf Khusus Bank Indonesia. (DN - BnA)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com