Pilgub Bali 2018, Saatnya Masyarakat Bali Pilih Gubernur yang ”Pesaje” - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

6/19/18

Pilgub Bali 2018, Saatnya Masyarakat Bali Pilih Gubernur yang ”Pesaje”


KURANG lagi sepuluh hari, tepatnya tanggal 27 Juni nanti, sebagian besar rakyat Indoneaia yang memiliki hak pilih akan memgikuti Pilkada Serentak 2018. Tahapan kampanye akan berakhir tanggal 23 Juni, sebelum memasuki masa tenang. Bagi masyarakat Bali, hanya ada satu pilihan diantara dua pasangan calon Gubernur Bali yang berlaga pada Pilgub Bali 2018 ini secara head to head. Pasangan calon Gubernur Bali Nomor Urut 1 Wayan Koster ~ Tjokorde Oka Artha Ardana Sukawati dan pasangan calon Gubernur Bali Nomor Urut 2  I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ~ I Ketut Sudikerta.

Pilgub Bali 2018 akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018–2023. Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga bagi Bali yang dilakukan secara langsung menggunakan sistem pencoblosan. Jadwal pemilihan periode ini mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga pada Juni 2018.

Satu suara pemilih sangat menentukan Pemimpin Sejati Bali yang ”Pesaje” lima tahun ke depan apakah mampu lebih baik dari kepemimpinan gubernur sebelumnya dalam mensejahterakan masyarakat. Dengan potensi yang dimiliki provinsi yang dikenal dunia karena pariwisata budayanya, siapapun gubernur terpilih nanti dituntut mampu ”menghapus” masyarakat yang kategori miskin.

Ada anggapan ditengah masyarakat, bahwa ketersediaan infrastruktur jalan misalnya, sudah mulus karena hotmix sampai ke pedesaan tidak menjamin masyarakat miskin sejahtera. Masyarakat miskin bisa ditekan hanya dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan itu tugas pemerintah. Karena itu, pemerintah provinsi dengan gubernur terpilih, mau tidak mau dan dengan upaya apapun, selain sudah membangun infrastruktur, juga menekan jumlah penduduk KK miskin.

Masing-masing Paslon Gubernur Bali, sejak mendeklarasikan diri untuk menjadi Gubernur hingga memasuki tahapan kampanye telah tebar pesona dengan Visi & Misi yang mengakomodir Program Unggulan lima tahun ke depan. Namun, masyarakat tidak berharap mimpi-mimpi dari visi & misi yang mungkin telah menguras tenaga dan pikiran dari tim sukses yang menyusunnya. Masyarakat hanya minta ”Pesaje” dari visi & misi dan berbagai janji yang ditebar kepada masing-masing masyarakat pendukungnya. Artinya, benar-benar visi&misi serta janji setelah jadi Gubernur diimplementasikan.

Singapura sebagai perbandingan, tidak punya apa apa, akan tetapi karena memiliki pemimpin yang berkarakter dan kredibel, maka negaranya maju dan sejahtera. Ini pekerjaan rumah untuk pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat dengan Gubernur Bali Terpilih setelah 27 Juni 2018 nanti. ~ Made Tirthayasa ~

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com