Tugu Singa Ambara Raja, Maskot Kota Singaraja - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

3/29/18

Tugu Singa Ambara Raja, Maskot Kota Singaraja


Tugu ”Singa Bersayap” ini menjadi lambang kebesaran Kabupaten Buleleng atas kedigjayaan pendiri Kota Singaraja. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng membangun tugu yang monumental ini  untuk mengenang keperkasaan "Ki Gusti Ngurah Panji Sakti”.

Beliaulah seorang penguasa wilayah utara pulau dewata, Bali di tahun 1660-an yang berhasil membangun wilayah tersebut menjadi maju dan di segani.

Tugu ”Singa” yang lebih dikenal warga masyarakat di Gumi Den Bukit dibangun ketika kepemimpinan pemerintahan dikendalikan oleh Bupati Hartawan Mataram. Sebagai kepala daerah dari ”gudang jeruk” Bondalem ini telah meletakkan dasar pembangunan di kabupaten belahan Utara pulau Dewata.

Beliau yang saat itu didampingi Sekda Dewa Ketut Suwidja beserta jajaran di Pemkab Buleleng secara bertahap sesuai program pembangunan yang diluncurkan pemerintah pusat yang dikenal dengan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) di era pemerintahan Orde Baru, menggerakkan roda pembangunan hingga pelosok pedesaan dengan ”jail-jali”  yakni membangun jalan, listrik dan air.

Patung Singa Ambara Raja di lambangkan ”Singa Bersayap” yang mencengkram buah jagung gembal, itu melambangkan kekuatan, kesatria, kekuasaan pemimpin bali utara yang gagah berani.

Patung ini tepat berada di tengah Kota Singaraja, yaitu di pertigaan depan Kantor Bupati Buleleng saat ini.

Patung ini di tunjang oleh tugu yg berbentuk bunga teratai berkelopak 9 yang menandakan Kabupaten Buleleng terdiri dari 9 kecamatan. Bulu~bulu panjang di kedua sisi sayap berjumlah 30 helai. Itu melambangkan tanggal lahirnya "Kota Singaraja".  Bulu~bulu itu tumbuh dari 3 buah tulang sayapnya yang melambangkan Bulan lahirnya "Kota Singaraja, sedangkan bulu halus yg menutupi seluruh tubuh Singa berjumlah 1604 itu melambangkan tahun lahirnya "Kota Singaraja"

Jadi dapat di simpulkan, bahwa Kota Singaraja lahir pada 30 Maret 1604, dan tugu ini di resmikan pada 30 Maret 1971. Sebagai maskot "Kota Singaraja.” ~  Made Tirthayasa ~ 

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com