Jasa Raharja Serahkan Santunan 50 Juta Untuk Mahasiswa STIKES Banyuwangi Korban Laka di Pejarakan - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

3/26/18

Jasa Raharja Serahkan Santunan 50 Juta Untuk Mahasiswa STIKES Banyuwangi Korban Laka di Pejarakan


Buleleng, Dewata News. Com — Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Banyuwangi, Jawa Timur berduka dengan meninggalnya salah seorang mahasiswa, Ketut Teguh Setiabudi (22) dalam musibah kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) yang dialami di jalan jurusan Singaraja-Gilimanuk KM.67 wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Dari peristiwa laka lantas yang terjadi pada hari Sabtu (24/03) siang itu, korban Teguh Setiabudi sebagai pengendara sepeda motor Nopol P-2579-UA yang mahasiswa Stikes Banyuwangi hendak pulang kampung ke Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Dalam perjalanan dari arah Gilimanuk dengan kecepatan sedang, dia memacu sepeda motornya dan saat melintasi tikungan ke kiri, korban mengambil haluan terlalu ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melintas mobil truk DK-9592-UD yang dikemudikan Kadek Indrawan (27) warga Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Diduga kendaraan truk tidak bisa menghindar, sehingga tabrakan pun tidak terhindarkan. 

Pengendara sepeda motor, Teguh Setiabudi terpental dan tubuhnya membentur aspal jalan. Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka serius, kendati warga setempat berusaha menolong, namun nyawa korban tidak tertulolong dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa laka lantas yang meminta korban jiwa meninggal dunia itu, proses penanganan dilakukan  Unit Lantas Polsek Gerokgak, sementara jenazah korban dititipkan di kamar jenazah RSU Parama Sidhi Singaraja. Ternyata, korban adalah putra bungsu Ketut Budiasa yang karyawan Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi. Setelah menerima informasi, orang tua korban langsung ke RSU Parama Sidhi Singaraja.

Begitu juga rombongan mahasiswa Stikes Banyuwangi dengan 1 unit Bus Stikes Banyuwangi melayat, Senin (25/03) langsung di wantilan ruang jenazah RSU Parama Sidhi. Suasana haru dan isak tangis menyelimuti wantilan kamar jenazah, terlebih lagi ibu kandung korban histeris melihat putra bungsunya terbujur kaku. Sementara Ketut Budiasa dengan rasa sedih merelakan kepergian putranya akibat laka lantas.

Dari peristiwa laka lantas dengan korban meninggal dunia, Senin (25/03) mobile service  PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Singaraja, Ricky Adi Utama bergerak cepat dan berbekal laporan polisi Polsek Gerokgak, berkoordinasi dengan KBO Satlantas Polres Buleleng Iptu Dewa Ardana maupun Kanit Laka, Ipda Swastika, terkait pemberian dana santunan.

Dalam hitungan menit di wantilan kamar jenazah RSU Parama Sidhi Singaraja, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Singaraja, Made Astika secara simbolis menyerahkan dana santunan Rp50 Juta melalui KBO Satlantas Polres Buleleng Iptu Dewa Ardana yang diterima langsung ahli waris korban, yakni orang tua korban Ketut Budiasa yang beralamat Banjar Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Baik Kepala Jasa Raharja Perwakilan Singaraja Made Astika maupun KBO Satlantas Polres Buleleng Iptu Made Ardana di depan orang tua korban maupun para mahasiswa Stikes Banyuwangi menekankan, pentingnya kehati-hatian ketika mengendarai sepeda motor di jalan raya agar tidak menjadi korban sia-sia di jalan. 

”Sebagai pengguna jalan, hendaknya senantiasa mentaati tertib berlalu lintas di jalan raya dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” imbuhnya.

Sebagai orang tua korban, Ketut Budiasa belum mengetahui kapan akan dilaksanakan proses upacara terhadap putranya, Ketut Teguh Setiabudi, karena jenazah belum dibawa pulang untuk berembug dengan keluarga di Banjar Kawan, Desa Petandakan. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com