Melalui Puri Agung Singaraja, Paslon Mantra-Kerta ”Dobrak Kandang Banteng” Buleleng - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

2/25/18

Melalui Puri Agung Singaraja, Paslon Mantra-Kerta ”Dobrak Kandang Banteng” Buleleng


Buleleng, Dewata News. Com — Puri Agung Singaraja yang lazim dikenal masyarakat Puri Buleleng pernah berjaya pada masa keemasan kerajaan di Bali. Setelah Raja Buleleng Anak Agung Panji Tisna sebagai raja terakhir menyerahkan ”mahkota” kerajaan kepada A.A.P Dlantik, ternyata Puri Buleleng ”sepi”.

Tiba-tiba Puri Agung Singaraja yang sampai saat ini ditempati Penglisir Puri, Anak Agung Ngurah Ugrasena, Minggu (25/02) gegap gempita dipenuhi masa pendukung se-Kabupaten Buleleng Pasangan Calon (Paslon) IB.Rai Dharma Wijaya Mantra – I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) mengisi agenda tahapan kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Seperti diketahui, bahwa Paslon Mantra-Kerta diusung KRB, yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Geridra,

Dijadikan ajang kampanye yang dikemas dalam acara Simakrama Paslon Mantra-Kerta sebagai follow updukungan yang diberikan Agung Ugrasena ketika Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang juga Calon Wagub menghadiri undangan DPW Banaspati Bali, sehari puncak acara peringatan HUT organisasi kemasyarakatan tersebut di Puri Agung Singaraja.

Tahapan kampanye ”Simakrama” Paslon Mantra-Kerta di Puri Agung Singaraja dihadiri tokoh lintas partai politik (KRB), tokoh lintas agama dan sejumlah partisipasi KRB. Paslon Mantra-Kerta mendobrak pintu ”kandang banteng” Buleleng dibuktikan dengan hadirnya tokoh PDI Perjuangan Cok. Ratmadi, Dewa Nyoman Sukrawan maupun Made Arga Pynatih. Termasuk juga, Ida Komang Banjar yang mengaku sejak PNI di kandang banteng hingga saat ini. Tapi dalam Pilgub Bali 2018 ini, Ida Komang Banjar memilih ”ketokohan bukan tokoh” Mantra-Kerta.

Seperti kehadiran Wagub Bali Ketut Sudikerta ke Puri Agung Singaraja sebelumnya, saat dipercaya menjadi Calon Wagub pada Pilgub Bali 2018, Sudikerta yang sudah menjalani cuti selaku Wagub selama tahapan kampanye, Minggu siang itu juga datang sendiri. Sebab, Cagub Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) lagi tugas yang sama di ”Bumi Lahar” Karangasem. 

”Untuk mencapai kemenangan secara utuh, kami membagi diri, kami ke Buleleng dan pak Mantra ke Karangasem,” kata Sudikerta.

Kegiatan Simakrama Paslon No.2 Mantra-Kerta yang digelar Ketua Tim Kampanye Kabupaten Buleleng Paslon Mantra-Kerta, Putu Singyen siang itu diawali dengan sekapur sirih Penglisir Puri Agung Singaraja, Anak Agung Ngurah Ugrasena kaitan komitmen dirinya dalam memilih Pemimpin Bali pada Pilgub Bali, 27 Juni 2018, pada Mantra-Kerta.

Sementara Cok Ratmadi yang anggota DPD RI Dapil Bali ini mengulang pernyataan dirinya pada Pilgub Bali 2018 ”menusuk” Paslon No.2 Mantra-Kerta.

Kendati tanpa didampingi Cagub No.2 Mantra, namun Cawagub Ketut Sudikerta yang sudah menanam investasi empatsetengah tahun sebagai Cagub mendampingi Gubernur Made Mangku Pastika dengan piawai menjabarkan Visi: Terwujudnya  Bali Shanti dan Jagadhita berlandaskan Tri Hita Karana, Termasuk juga memaparkan Misi Mantra – Kerta dengan program-program Nawacandra menuju Bali yang Mandiri.

Diantara program-program Nawacandra yang sejalan dengan Nawacita untuk Kabupaten Buleleng, seperti dijelaskan Sudikerta, yakni membatalkan rekomendasi ijin Reklamasi Teluk Benoa dengan solusi membangun kawasan pariwisata terpadu di Buleleng Barat memanfaatkan sewa tanah milik Pemprov Bali. Selain itu, membangun pasar seni di sembnilan kabupaten/kota, serta membangun kereta api lingkar Bali dan terintegrasi antar moda.

Dari Puri Agung Singaraja, Ketua Tim Kampanye Kabupaten Buleleng Paslon Mantra-Kerta, Putu Singyen mengajak Cawagub No.2 Sudikerta ke Sekretariat DPD Partai Golkar Buleleng di Jalan Ngurah Rai Singaraja. Selanjutnya pukul 15.00 Wita kegiatan simakrama dengan warga masyarakar Desa Sidatapa dan sekitarnya di Kecamatan Banjar. (DN ~ TiR)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com