Dinas Perhubungan Kota Denpasar Rantai Belasan Sepeda Motor - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

2/22/16

Dinas Perhubungan Kota Denpasar Rantai Belasan Sepeda Motor


Denpasar, Dewata News. Com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar merantai belasan sepeda motor yang parkir sembarangan di trotoar dan badan Jl. Gajah Mada, Senin (22/2). Penertiban dipimpin oleh Kabid Pengendalian dan Operasi (Dalops) LLAJ Dishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan .

Menurut Sriawan sepeda motor yang parkir di jalan dan trotoar harus dirantai untuk memberikan efek jera. Semua itu dilakukan karena pihaknya ingin menciptakan tertib berlalu lintas bagi masyarakat maupun pemilik toko. “Jalan Gajah Mada arus lalu lintasnya cukup padat. Kalau dibiarkan parkir sembarangan otomatis arus lalin akan tambah krodit,’’ujar Sriawan.

Tidak hanya itu penertiban ini dilakukan juga untuk meningkatkan keselamatan bagi pejalan kaki. Untuk itu sebelum penertiban ini dilakukan pihaknya telah melakukan sosialisasi berulang kali. Namun masih ada kendaraan yang pakir sembarangan. Untuk itu pihaknya harus bersikap tegas dan merantai belasan kendaraan yang pakir sembarangan di sepanjang Jalan Gajah Mada. Bagi kendaraan roda dua maupun roda empat yang telah dirantai pihaknya akan memproses di pengadilan.

Untuk mengatasi pakir sembarangan di atas trotoar maupun dibadan jalan, pihaknya akan mempasilitasi pakir bagi pemilik toko dan pengunjung Jalan Gajah Mada. Sedangkan untuk memperlanjar alur lalu lintas Sriawan mengaku penertiban ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Setelah di sepanjang Jalan Gajah Mada penertiban selanjutnya akan dilakukan di ruas-ruas Jalan Teuku Umar yakni dari Simpang Enam hingga Simpang Buagan. Ketut Sriawan juga mengancam akan mengambil tindakan yang lebih tegas bagi pelanggar rambu lalin.

Sementara salah satu pemilik toko di Jalan Gajah Mada Yudi meminta agar penertiban tidak dilakukan sebelah kiri jalan saja agar tidak ada rasa kecemburuan sosial. Selain itu dengan tidak bolehnya pakir di sepanjang Jalan Gajah Mada membuat para pembeli enggan mampir. Sehingga toko disepanjang Jalan Gajah Mada menjadi sepi dan membuat banyak toko yang tutup.

Sedangkan terkait dengan pakir diatas trotoar pihaknya mengaku merasa aman dibandingkan pakir pada tempat yang telah disediakan. Karena setiap pakir pada tempat yang ia sering kehilangan seperti helm, spion motor, bahkan kadang ban motornya kempes. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com