Pastika Ajak Para Pemuda Lebih Berinovasi Dalam Berkarya - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

1/16/16

Pastika Ajak Para Pemuda Lebih Berinovasi Dalam Berkarya


Denpasar, Dewata News. Com - Sejak menyatakan diri sebagai provinsi pertama yang melucurkan gerakan nasional revolusi mental, Gubernur bali Made Mangku Pastika tak bosan mnegajak masyarakat terutama pemuda untuk lebih meningkatkan kualitas dirinya dalam berkarya. Hal itu disampaikannya dalam sambutannya pada acara ulang tahun LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) ke -59 di Kerta Sabha, Jaya Sabha, Sabtu (15/1). 

Menurutnya dalam gerakan tersebut ada 3 nilai pokok yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong. Ditambahkannya dalam integritas terdapat nilai-nilai yang harus selalu dijunjung yaitu kejujuran, semangat junag, pantang menyerah, cinta tanah air dan rela berkorban. Sementara itu dalam etos kerja, menurutnya kita harus memperhatikan beberapa hal seperti semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja berkualitas dan kerja tuntas. Dan yang terakhir ditambahkannya harus menumbuhkan lagi semangat gotong royong. 

“Nilai itu harus ada di diri para pemuda, sama halnya yang sudah diwarskan oleh para pejuang kita, apalagi kita sudah masuk dalam masyarakat Ekonomi ASEAN(MEA), bisa kalah saing kita kalau tidak punya itu,” tegasnya. 

Dia juga mengingatkan jangan sampai pemuda kita terjajah lagi, dari segi budaya, ekonomi dan teknologi, karena para pejuang kita telah membebaskan dari penjajahan. Pastika juga mengajak para pemuda untuk meniru semangat juang para veteran yang yang telah merebut ke,erdekaan RI. Tidak lupa orang nomor satu di Bali ini sangat mengapresiasi jasa-jasa para veteran, baik dalam merebut kemerdekaan maupun mengisi pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Pastika juga membacakan sambutan ketua umum DPP LVRI, Letnan Jenderal TNI (Purn) Rais Abin. Menurut Rais Abin saat ini semangat revolusi mental sudah sesuai dengan semangat juang 45. Sehingga sudah menjadi kewajiban para veteran TNI dalam mewariskan semangat-semangat itu kepada para pemuda. Dia juga menginstruksikan para veteran untuk terus mensosialisasikan semangat juang dan semangat pengabdian kepada bangsa kepada para pemuda, khususnya kalangan mahasiswa. Rais Abin menambahkan bahwa gerakan seperti ini telah dimulai pertama kali di Semarang, sehingga diharapkan para veteran dari daerah lain bias meneruskan perjuangan ini.

Sementara itu Ketua II LVRI Bali, I Nyoman Udayana, dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekretaris Jro Wilaja, menyampaikan bahwa tema perayaan ulang tahun kali ini adalah “Gelorakan Gerakan Nasional Revolusi Mentaluntuk Meningkatkan Kesadaran Bernegara dan Bela Negara”. Pada kesempatan itu, Udayana juga melaporkan secara singkat kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh LVRI tahun 2015. Salah satunya adalah mensosialisasikan peraturan pemerintah dan keputusan presiden tentang hak-hak para veteran ke kabupaten kota di Bali. Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 7 s/d 17 September 2015 di kabupaten dan kota di Bali. LVRI  juga mengikutsertakan para pemuda dalam sosialisai tersebut, dengan harapan bias kembali membangkitkan semangat juang para pemuda.

Sementara itu dalam sambutan Pangdam IX Udayana yang dibacakan oleh Kolonel Arm I Kadek Arya Atmawijaya, S.I.P., M.A.P. mengucapakan selamat ulang tahun untuk LVRI. Dia berharap LVRI semakin solid dan berperan aktif dalam menularkan semangat juang kepada generasi penerus. Ke depan dia juga mengharapakan agar anak muda bisa meneladani semangat para veteran sehingga mampu membawa Indoensia ke arah yang lebih baik.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan DPRD Prov Bali, FKUB, pengurus beserta anggota LVRI Provinsi Bali. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Sekretaris LVRI prov Bali yang diserahkan kepada Pangdam IX Udayana. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com