Undiksha Terus Tingkatkan Pengelolaan Program Pascasarjana - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

12/17/15

Undiksha Terus Tingkatkan Pengelolaan Program Pascasarjana



                                                   Rektor  Undiksha  Dr. Nyoman Jampel
Buleleng, Dewata News.com — Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd mengatakan, pihaknya terus berupaya mengembangkan Pengelolaan Program Pascasarjana yang hingga saat ini sudah memiliki 14 program studi, tiga di antaranya untuk prodi strata-3 (S3) dan selebihnya prodi strata-2 (S2).  
  

      Di dalam prodi yang dikembangkan sudah memenuhi persyaratan minimal, seperti harus ada dua orang dosen dari enam orang dosen prodi memiliki karya tulis ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional terindex Scupus.


     Ia mengharapkan ke depan, dosen-dosen harus membuat suatu penelitian dan mempublikasikan ke dalam jurnal internasional terindex Scupus..

   Selain itu, prodi-prodi strata-2 Undiksha kini sebagian masih berakreditasi C. Ia berharap  tahun 2016 mendatang Pascasarjana Undiskha sudah mampu mengusulkan akreditasi baru kepada Kemenristek-Dikti. 

   “Ke depan minimal B, kami harapkan sebagian besar A, ini yang harus dikerjakan mulai sekarang,” katanya di Singaraja, Kamis (17/12).

    Dr.Jampel tidak menampik, enam dari 14 prodi yang memang baru dikembangkan perlu ditingkatkan melalui akreditasi dari Kemenristek-Dikti.

   Dengan Pengelola Program Pascasarjana tahun 2015-2019, Rektor Dr.Nyoman Jampel berharap mengelola dengan baik menggunakan tata kelola modern, tidak sebagai rutinitas untuk mengembangkan berbagai inovasi serta layanan yang baik dan publikasi yang banyak.

    Sementara menurutnya, untuk membentuk prodi baru harus melalui studi kelayakan terlebih dahulu. Satu di antaranya memiliki sejumlah dosen yang telah menulis karya tulis ilmiah dan telah dipublikasikan dalam jurnal internasional terindex Scupus.

    Kini Undiksha berupaya mendorong dosen-dosennya agar mempublikasikan karya ilmiah dalam jurnal internasional. Di antaranya dengan memberikan bonus senilai Rp15-25 juta kepada dosennya yang mempu menulis karya tulis ilmiah dan mempublikasikannya ke dalam jurnal internasional terindex Scupus melalui Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).

    “Begitu dia terbit di jurnal internasional terindex Scupus kami bantu dia Rp15 – 25 Juta per tulisan melalui LPDP,” tandasnya. 

    Hal senada juga diakui Direktur Program Pascasarjana Undiksha Prof. Dr.I Wayan Suastra, M.Pd. Karena, jelas Prof. Dr.I Wayan Suastra, kalau seorang dosen program Pascasarjana tidak mampu menulis karya tulis ilmiah dan mempublikasikan ke dalam jurnal internasional, justru tidak layak sebagai dosen pada Prodi S2 maupun Prodi S3.

   Untuk lebih memberikan motivasi, lembaga mendorong para dosen untuk mampu serta dibantu dengan dana untuk mempublikaskan, dan bahkan lembaga akan memberikan reward. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com