Gubernur Pastika Sidak RSU Tabanan dan RSUD Badung Mangusada - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

12/24/15

Gubernur Pastika Sidak RSU Tabanan dan RSUD Badung Mangusada



Denpasar, Dewata News. Com - Sebuah rumah sakit dapat dikatakan bagus apabila memiliki sistem kelola atau menajamen yang baik dan jelas. Dengan sistem yang baik semua  alur pasien dari pendaftaran hingga tujuan selanjutnya terlihat jelas, disamping juga harus ditunjang dengan fasilitas gedung, tenaga medis yang kompeten. Jadi apabila keseluruhan manajemen ini dapat dikelola dengan efektif dan efisien dipastikan rumah sakit tersebut akan menjadi rumah sakit berkelas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang juga didampingi oleh Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng saat mengunjungi  Rumah Sakit Umum Tabanan dan Rumah Sakit Umum Daerah Badung Mangusada, pada Kamis (24/12).

Pada kesempatan tersebut, dari hasil peninjauanya Pastika  menilai proses manajemen alur pasien  dari kedua rumah sakit tersebut sudah berjalan dengan baik. Namun khusus pada RSU. Tabanan, masih memiliki beberapa permasalahan yang mengganjal dan perlu untuk segera dituntaskan, karena beberapa fasilitas yang dimiliki belum memadai,  contohnya tidak ada ruang tunggu untuk keluarga pasien yang tengah dirawat inap, ruang hemodialisa (tempat cuci darah) pun masih sangat sempit, serta didapati beberapa pasien yang menggunakan infus masih berjalan kesana-kemari pada lorong-lorong rumah sakit. Gubernur juga menilai  keberadaan bangunan yang sudah tua dengan disain yang sambung menyambung menjadi kurang efektif dan efisien untuk pelayanan pasien. Pastika menegaskan Pemprov siap untuk membantu pengembangan bangunan rumah sakit tersebut demi menciptakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang lebih baik di Bali khususnya yang berada Kabupaten Tabanan.


Sementara itu, Direktur Tabanan dr. Nyoman Susila, yang menerima kunjungan Gubernur  membenarkan  bahwa permasalahan yang dihadapi RSU Tabanan saat ini terkait dengan pengembangan rumah sakit. Ia menjelaskan dana yang dibutuhkan dalam rencana pengembangan rumah sakit tersebut sekitar 70 milyar rupiah, namun dana yang baru tersedia saat ini baru 20 milyar rupiah.

Di bagian lain pada kunjungannya di RSUD Badung Mangusada , Pastika menilai proses manajemen pasien  pada rumah sakit ini sudah sangat baik dimana dari sisi fasilitas gedung, ruang tunggu pasien,  terlebih sudah dilengkapi dengan alat-alat kesehatan  dengan teknologi canggih. Selain itu, rumah sakit ini juga telah melakukan  berbagai pengembangan seperti ruang operasi jantung, ruang bersalin Ibu dan ruang rawat inap anak-anak. Ia berharap, para tenaga medis yang meliputi perawat, dokter serta tenaga ahlinya juga dapat ditingkatkan kemampuannya. Ia juga mengusulkan  RS. Badung Mangusada dapat mengambil peluang untuk mengembangkan medical tourism (pariwasata kesehatan), seperti menyediakan anti-aging treatment  (perawatan anti penuaan dini)  mengingat Pulau Bali khususnya Kabupaten Badung ini bertumpu pada sektor pariwisata baik yang tradisional maupun yang konvensional, jadi medical tourism ini potensial untuk dikembangkan. Dengan berbagai macam  inovasi dan perbaharuan di  dunia kesehatan, ia optimis kedepannya  RSUD Badung dapat menjadi rumah sakit kelas satu di Bali.

Berbeda dengan RSU.Tabanan, Direktur RSUD Badung Mangusada dr. Agus Bintang Suriadi, mengungkapkan bahwa harapan dari Gubenrur Pastika yang ingin RSUD Kapal menjadi rumah sakit kelas satu, tengah dipersiapkan. Hal tersebut, telah dimulai dari dengan mendapatkan status kepemilikiannya dengan akreditasi B dan juga telah lulus dari International Organization for Standardization (ISO) 9001, yang selanjutnya menjadi target RSUD Badung Mangusada adalah mendapat akrediatasi Rumah Sakit Berstandar Internasional.  Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas pelayanan pasien, pihaknya masih menunggu penyelesaian dari 3 gedung baru yang masih dalam tahap penyediaan berbagai macam alat-alat medis, seperti ruang opereasi jantung, ruang CT-Scan dan lainnya. Ia berharap, kedepannya dapat meningkatkan perbaharuan pelayanan yang lebih baik, seperti terobosan medical tourism yang telah disampaikan Gubernur Pastika . (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com