Tim Lemkari Buleleng ke Open Turnamen Menpora Cup di Mataram - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/11/15

Tim Lemkari Buleleng ke Open Turnamen Menpora Cup di Mataram

Bupati Agus Suradnyana (membelakangi lensa)melepas tim Lemkari Buleleng
ke Open Turnamen Piala Menpora di Mataram, Lombok
                         
Buleleng, Dewata News.com — Dengan semangat ”Buleleng Jengah”, tim Lemkari dibawah kendali tim manager Omy Anggreni didampingi Official Ketut Suanda, Maduria dan Ari Setiawan, dengan transportasi darat menuju pelabuhan Padangbai untuk selanjutnya dengan kapal ferry merapat di Pelabuhan Lembar, Lombok untuk mengikuti Open Turnamen Lemkari Menpora Cup I di Kota Mataram, NTB.

     Bahkan, pakar Dewan Guru Lemkari yang juga Ketua Harian Pengkab Lemkari Buleleng Ida Bagus Liliek Sudirga kendati dengan kondisi kurang fit harus berangkat mendampingi tim yang akan berlaga mulai, tanggal 12 hingga 15 November nanti.

     Secara resmi Tim Lemkari Buleleng itu dilepas oleh Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kadis Pendidikan Wayan Lugraheni, Ketua Harian Koni Buleleng Gede Darmawan, serta Ketua Pengkab Forki Buleleng IGM. Artana di ruang pertemuan Kantor Bupati Buleleng, Singaraja, Rabu (11/11)..

 Bupati Agus Suradnyana foto bersama tim Lemkari Buleleng menjelang
keberangkatan ke  Open Turnamen Menpora Cup di Mataram.
                 
Menurut Ketua Umum Pengkab Lemkari Buleleng Nyoman Wandira Adi, 19  karateka, 3 karateka di antaranya putri akan bertanding pada 24 kelas dari 60 kelas yang dipertandingkan. Dari 24 kelas yang diikuti dalam pertandingan, ia berharap bisa diselesaikan dengan baik untuk menorehkan medali.

     Sementara Ketua Forki Buleleng IGM. Artana mengisyaratkan, sangat naïf bicara prestasi kalau belum ada dojo. Karena itu, ia meminta perhatian Pemkab Buleleng untuk sarana latihan bagi para karateka di Buleleng.

Tim Lemkari yang diperkuat 19 karateka saat digembleng
    Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana selain menyampaikan adanya rasa kekecewaan atas menurunnya prestasi olahraga, juga minta maaf karena belum mampu menyediakan dojo. Pasalnya, dalam 2-3 tahun terakhir ini pemkab Buleleng masih berkutat untuk pembangunan infrastruktur. ”Tahun 2016 nanti pemkab Buleleng membangun destinasi dan olah raga,” imbuhnya.
                                        
     Banyaknya menyedot data setiap mengikuti event kejuaraan, seperti diungkapkan Nyoman Wandira Adi, minimal Rp30 juta, mengetuk hati Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membantu Rp10 juta untuk sukses berlaga di Open Turnamen Menpora Cup di Mataram. (DN ~ TiR).—
 

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com