Sehari di Buleleng, Dua Meninggal Dunia Sia-Sia di Jalan Raya - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/21/15

Sehari di Buleleng, Dua Meninggal Dunia Sia-Sia di Jalan Raya

 Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

Buleleng, Dewata News.com   Dalam sehari, tercatat dua orang meninggal dunia sia-sia di jalan raya sebagai korban kecelakaan  lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Buleleng, baik di kawasan wisata Lovina, Kecamatan Buleleng maupun di wilayah Desa Pacung, Kecamatam Tejakula.

    Peristiwa laka lantas itu terjadi pada hari Jumat (20/11) sekitar pukul 14.30 Wita di jalan jurusan Singaraja-Seririt, tepatnya depan Toko Tik Top Lovina, antara mobil pik-up DK-9784-WQ dengan sepeda gayung.

      Informasi yang dihimpun di Satlantas Polres Buleleng, Sabtu (21/11) siang menyebutkan, pengemudi pik-up Dewa Kadek Sukarta (45) asal Desa Baluk, Negara, Kabupaten Jembrana, sedangkan Nengah Loka (75) warga Desa Kalibukbuk, Buleleng saat itu mengendarai sepeda gayung, meninggal di Rumah Sakit di Singaraja.

    Kanit Laka Satlantas Polres Buleleng Ipda Ketut Sarjana maupun Kasat Lantas AKP Nyoman Sugianyar Ardika belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait peristiwa laka lantas tersebut, karena masih dalam proses penanganan.  Namun, membenarkan terjadinya peristiwa laka lantas yang merenggut korban jiwa meninggal itu. ”Hari Senen lusa, baru bisa kami memberikan keterangan resmi, terkait peristiwa laka lantas tersebut,” kata Ketut Sarjana.



    Sementara petugas PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Singaraja Dany Tjahyadi, sejak peristiwa laka lantas itu terjadi tampak sibuk melakukan survey lapangan ke rumah duka di Desa Kalibukbuk, Lovina maupun ke rumah duka yang korbannya di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, di samping mencari data laporan peristiwa tersebut di Satlantas Polres Buleleng.

    Petugas dari PT.Jasa Raharja Perwakilan Singaraja Dani F.Tjahyadi
ketika melakukan survey di rumah duka, Desa Bukti.
   
     Kegiatan survey yang dilakukan pihak PT Jasa Raharja Perwakilan Singaraja ini sebagai kiat kinerja "jemput bola" memberikan pelayanan prima kepada ahliwaris korban laka lantas. "Jika saja, hari ini tidak Sabtu dan besok Minggu, sebagai kantor bank tutup, pasti dana santunan kepada korban meninggal dunia akibat laka lantas ini sudah bisa diberikan, sehingga penyerahan dana santunan sesuai target, kurang dari dua hari kerja," kata Dani F.Tjahyadi.
     
    Informasi lain tentang peristiwa laka lantas pada hari yang sama juga terjadi wilayah Desa Pacung, Kecamatan Tejakula. Akibat kasus laka lantas tersebut, seorang meninggal dunia di TKP, yakni Nyoman Mertadana, warga Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan.
 
    Peristiwa laka lantas di jalan jurusan Singaraja-Tejakula, KM 26-27 wilayah Banjar Dinas Pule, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita antara sepeda motor Honda Vario DK-3469-LL dikendarai Wayan Budayasa (27) asal Banjar Dinas Dukuh, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula mengalami luka patah tulang kaki dan sempat muntah darah, sehingga segera dirujuk ke RSU Kertha Usada Singaraja.

    Sementara sepeda motor yang diajak tabrakan, yakni sepeda motor Honda Supra DK- 7792-UP dengan pengendara Nyoman Mertadana (46) Banjar Dinas/Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan mengalami cedera kepala berat (CKB) meninggal dunia di TKP, sedangkan yang dibonceng Ketut Ketut Rumiati (40) masih dalam perawatan medis di RS Kertha Usada Singaraja. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com