Pastika Ingatkan Penguatan Fungsi Intelejen - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/21/15

Pastika Ingatkan Penguatan Fungsi Intelejen


Denpasar, Dewata News. Com - Gubernur Made Mangku Pastika menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali (Forkompimda), Jumat (20/11). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Crisis Centre Pusdalops PB BPBD itu secara khusus membahas kondisi keamanan Bali menyusul aksi terorisme yang terjadi di Kota Paris, Perancis baru- baru ini. Selain itu, rapat juga membahas langkah antisipasi kerawanan terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang waktunya semakin dekat.

Saat ini, kata Pastika, secara umum kondisi keamanan Bali memang terlihat adem ayem. Namun situasi ini diharapkan tak membuat masyarakat dan aparat keamanan lengah.

Menurutnya, kemungkinan aksi terorisme yang terjadi di Kota Paris merembet ke kawasan lain harus tetap diwaspadai. Apalagi, imbuh dia, teror yang melanda Kota Fashion itu diketahui memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di pasaran. 

"Selain itu, teknologinya juga makin canggih," imbuh dia. 

Pastika berharap hal ini mendapat perhatian aparat keamanan, khususnya jajaran intelejen. 

“Keamanan sangat tergantung dari fungsi intelejen dalam melakukan deteksi dini,” tandasnya. 

Selain mengoptimalkan kinerja aparat yang dimiliki, intelejen juga diminta merangkul tokoh/pemuka di kantong komunitas masyarakat tertentu. "Saya minta polisi kehormatan yang melibatkan masyarakat kembali diaktifkan. Karena mereka yang paling tahu apa yang terjadi di lingkungannya," imbuhnya. 

Menanggapi harapan Pastika, Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (KABINDA) Bali Brigjen TNI Eddy Kristanto menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi pencegahan aksi terorisme dan kerawanan Pilkada di Bali. Khusus terkait pelaksanaan Pilkada serentak, BIN Daerah Bali melakukan peninjauan langsung ke kabupaten/kota yang melaksanakan pesta demokrasi pada Desember mendatang. 

“Kami telah melaksanakan peninjauan langsung ke empat wilayah yaitu Denpasar, Karangasem, Tabanan dan Jembrana,” imbuhnya. 

Hingga hari pencoblosan nanti, pihaknya akan terus melakukan pemantauan untuk mendeteksi potensi kerawanan.
Hal senada disampaikan Asintel Kasdam IX/Udayana Inf. Bayu Permana. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pelaksanaan Pilkada Serentak memang menjadi perhatian khusus jajarannya. “Kami mengintensifkan patroli bersama untuk mendeteksi kerawanan yang mungkin timbul selama proses pelaksanaan Pilkada,” ujarnya. Sementara untuk pencegahan aksi terorisme, dia menyarankan agar instansi terkait melakukan razia KTP. Rapat juga dihadiri Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, Plt. Karo Humas Ketut Teneng serta perwakilan dari Polda Bali, Danlanud dan Danlanal. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com