Pemerintah Pilih Bali Jadi Center of Excellent Clean Energy - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/23/15

Pemerintah Pilih Bali Jadi Center of Excellent Clean Energy


Denpasar, Dewata News. Com - Rencana pemerintah pusat menjadikan Bali sebagai center of excellent Clean energy dengan memanfaatkan  100 % penggunaan energi bersih dan terbarukan di tahun 2019 diharapkan akan mampu menopang pariwisata Bali ke depannya. Dengan  menggunakan energi bersih akan menciptakan sebuah pariwisata yang berkualitas ,  sudah pasti akan menjadikan harga pariwisata Bali menjadi mahal. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audensi General Manager PT. PLN (Persero) Distribusi Bali di Ruang Kerja Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala , Denpasar, Senin (23/11). 

Pastika menjelaskan untuk mendukung hal ini, Pemprov telah menyiapkan anggaran melalui kerjasama dengan Pemerintah Pusat untuk menerapkan sistem solar cell di setiap gedung pemerintahan dan juga 2 Pura yang ada di bali yakni, Pura Besakih dan Pura Batur. Selain itu, ia juga mengharapkan kedepannya seluruh mobil dinas yang ada di pemprov Bali menggunakan listrik.  “nanti kita rencana akan mengganti mobil dinas dengan mobil listrik dan juga tempat untuk mengisi listriknya, kan lumayan itu untuk para Kadis, setelah dipakai mobilnya bisa langsung di charge disini, pokoknya kita berupaya untuk menjadi pelopor di Indonesia,” tegas Pastika.

Terkait 2 pembangkit listrik tenaga surya di Bali yakni di Bangli dan Karangasem dengan kemampuan masing – masing 1 MW, Pastika berharap pihak PLN siap untuk membeli listrik dari pembangkit tersebut, karena itu akan menjadi tambahan penghasilan bagi Kabupaten tersebut. “Yang penting PLN mau beli dan itu bisa jadi PAD buat mereka,” jelas Pastika.


Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Jawa Bali PT PLN (Persero) Amin Subekti menyatakan bahwa terdapat beberapa hal yang ingin dia sampaikan diantaranya General Manager PLN Distribusi Bali yang sebelumnya dijabat oleh Doddy Pangaribuan saat ini telah diganti oleh Sandika Afilianto. Selain itu ia juga melaporkan bahwa kondisi kelistrikan di Bali saat ini sudah sangat stabil dan bahkan terdapat cadangan sekitar 45% sebagai akibat dari bekerjanya pembangkit di Celukan Bawang. 

Ia juga menyampaikan bahwa Bali merupakan Provinsi dengan beban listrik yang paling tinggi yakni sebesar 802,3 MW, namun demikian Bali masih memiliki cadangan yang cukup besar yakni sebesar 1200 MW. Dari keseluruhan pembangkit tersebut, Amin menyatakan bahwa pihaknya juga telah berusaha mendukung Bali sebagai Center of Excelent Clean Energi dengan sebisa mungkin mengurangi penggunaan bahan bakar cair berupa solar, dan dari keseluruhan energi yang digunakan PLN, 5 – 7% dari green energy. 

“Jika nanti pasokan gas kita telah masuk, tahun depan kita bisa deklarasikan kalau kita 100% sudah tidak menggunakan BBM lagi,” tegas Amin. 

Lebih lanjut disampaikan Amin, ia mengaku juga sempat mengunjungi 2 pembangkit tenaga surya yang ada di Bangli dan Karangasem. Menurutnya hasil yang diperoleh masih kurang dari target, dari 1 MW yang ditargetkan hanya 80 kW yang bisa dipenuhi. Dari hasil pengamatannya kondisi dari pembangki tenaga surya tersebut banyak yang rusak dan tidak terawat dan yang di Karangasem bahkan tidak ada orang yang menjaga.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Pastika menyatakan akan segera melakukan tindak lanjut. “Sayang sekali jika uang negara dibuang – buang seperti itu, kita juga salah kalau kita membiarkan hal tersebut,’ tegas Pastika. Ia mengaku kurang baiknya manajemen dan perencanaan di saat proyek tersebut telah selesai sering kali yang menyebabkan pembangkit tersebut tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berjanji akan segera meninjau ke lokasi dan mengharapkan ke depannya proyek – proyek seperti itu perencanaannya dilakukan dengan sangat matang dan harus sampai pada kelembagaan serta pengelolaannya setelah proyek tersebut selesai sehingga tidak mangkrak. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com