Polres Berikan Efek Jera kepada Anak Berprilaku Menyimpang - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/21/15

Polres Berikan Efek Jera kepada Anak Berprilaku Menyimpang

   Kapolres Buleleng AKBP Kurniadi

Buleleng, Dewata News.com  – Banyaknya fenomena atas tingkah laku para remaja, yang lebih cenderung mengarah ke arah yang lebih negatif, membuat Polres Buleleng memberlakukan jam malam khusus, terhadap anak-anak remaja di Buleleng, guna mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan. 
Pemberlakuan jam malam khusus tersebut, yang ada didalam sebuah perjanjian melalui Memorandum of Understading (MoU) antara Polres Buleleng, Koordinator Forum Peduli Perempuan dan  Anak Buleleng (KFPPAB) dan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan  (LBH APIK) Bali, yang telah membuat kesepakatan untuk saling berkoordinasi dalam menjaga prilaku anak-anak remaja yang sudah menyimpang.

    Kapolres Buleleng Kurniadi mengatakan, langkah pihak Kepolisian untuk melakukan penertiban, terhadap anak-anak yang melakukan penyimpangan, dalam etika dan moral tentunya harus mendapat perhatian secara khusus, agar hal-hal negatif yang dilakukan tidak menjadi sebuah kebiasaan atau tradisi.

      MoU yang dilakukan Kadek Carna Wirata dari KFPPAB dan Nengah Budawati dari LBH APIK Bali bersama Kapolres Buleleng, Kurniadi akan menertibkan terhadap anak-anak yang masih berkeliaran di malam hari termasuk menindak aksi-aksi anak muda serta kenakalan anak muda di Buleleng.

    Kapolres Kurniadi menjelaskan, dengan adanya pemberlakukan jam malam khsusus untuk anak-anak di Buleleng, tentu akan lebih dapat memberikan efek jera terhadap anak-anak yang prilakunya ada penyimpangan. Sehingga, nantinya tidak mengulangi perbuatannya yang menyimpang.

    Bahkan menurutnya, pemberlakukan ini akan dilakukan uji coba oleh Kepolisian bersama pihak-pihak terkait, dengan penindakan pengamanan tetap dilakukan, terlebih lagi dengan aksi-aksi yang dilakukan telah mengarah kepada masalah pidana termasuk menyikapi indikasi taruhan dalam aksi balapan liar.

    “MoU kerjasama Penanangan Tindakan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, akan lebih banyak melakukan langkah-langkah antisipasi, dengan mengamankan anak-anak yang masih berkeliaran di malam hari, selanjutnya diserahkan kepada pihak-pihak terkait untuk dilakukan penanganan secara terpadu termasuk memanggil orang tuanya nanti,” kata Kapolres.

    Kurniadi pun tidak menampik, saat ini pihak Kepolisian sudah memetakan beberapa titik rawan, yang kerap dijadikan tempat anak-anak remaja melakukan prilaku menyimpang. “Kami sudah petakan itu, kami fokuskan diwilayah itu, bahkan tidak menutup kemungkinan juga wilayah diluar rawan itu, akan kami atensi juga,” tandas Kapolres. (DN~*).-

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com