
Buleleng (Dewata News) – Hanya karena ketersinggungan saat berpapasan menggunakan sepeda motor seorang pemuda warga Desa Suwug, Kecamatan Sawan dianiaya dipinggir jalan Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan.
Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Made
Agus Widarma Putra di Singaraja, Kamis (3/04) mengatakan, kejadian tersebut
berawal ketika korban, I Ketut Suarjana (24) yang mengendarai sepeda motor
berpapasan dengan Nyoman Ariasa alias Yet (30) saling beradu tatap mata.
Diduga lantaran tersinggung, lanjut Agus Widarma, Yet langsung menghentikan sepeda motornya dan
berkata “ngengken cai ngenengneng awake” (Kenapa kamu melihat aku), yang langsung
disertai melayangkan dua kali pukulan kearah wajah Suarjana.
”Aksi penganiayaan tersebut dipicu lantaran salah paham semata. Sesuai laporan
korban, kejadiannya hari Senin lalu dan dipicu masalah sepele adu tatap mata
saat berpapasan dijalan,” imbuhnya.
Akibat dua pukulan tersebut, Suarjana mengalami luka robek pada bagian
bibir serta rasa sakit pada bagian pipi
kanan. Tidak terima dengan ulah Yet, Suarjana akhirnya melaporkan aksi
kekerasan yang menimpanya ke Kepolisian Sektor Sawan yang saat ini prosews
penanganannya ditindaklanjuti Unit
Reskrim setempat. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com