Buleleng (Dewata News) – Nasib naas dialami seorang ibu yang profesinya menjual ikan laut dari Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt ketika membawa ikan laut dalam box naik mobil Suzuki pick-up terpelanting dan jatuh ke jalan yang mengakibatkan jiwanya tak tertolong dan meninggal dunia di Rumah Sakit Santhi Graha, Seririt.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada hari Jumat (11/04)
pagi sekitar pukul 06.20 Wita ketika Ni Made Nuriani (47) warga Dusun Pala,
Desa Pengastulan, Seririt.
”Bermula dari pengemudi mobil Suzuki pick-up DK-9962-UQ Ketut Suarsana
(45) yang mengangkut ikan laut datang dari arah seletan menuju ke utara di
wilayah Dusun Pala, Desa Pengastulan. Pada saat itu, Ni Made Nuriani memegang
bok ikan dan bak samping kiri mobil terpelanting terjatuh ke aspal yang
mengakibatkan luka-luka serius, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Santhi Graha,
Seririt,” kata Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris
Made Agus Widarma Putra di Singaraja, Sabtu (12/04) siang.
Ia mengungkapkan, akibat luka-luka serius di antaranya luka bengkak mata
kanan, robek rahang bawah, telinga kiri keluar darah sehingga jiwanya tak
tertolong dan meninggal di Rumah Sakit Santhi Graha Seririt.
Juru bicara Kepolisian Resor Buleleng ini juga mengatakan, pada hari
yang sama juga terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan orang asing asal
Belanda bernama Van De Wiel (56) yang mengemudikan mobil KIA DK-533-UA, tinggal
sementara di Jalan Tulip No.2 Desa Temukus, Kecamatan Banjar.
”Karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil, Van De Wiel yang memiliki
SIM A Internasional pada saat memutar atau berbalik arah di Jalan
Singaraja-Seririt wilayah Kaliasem, Lovina tidak memperhatikan pengendara
sepeda motor Hoinda Vario DK-8505-VC yang datang dari arah barat, sehingga
terjadi laka-lantas,” ujarnya.
Akibatnya, pengendara motor Honda Vario, Putu Tamayasa (48) warga Dusun
Lebah, Desa Kaliasem mengalami luka lebam pada seputaran mata, mengeluarkan
darah dari hidung, sehingga menjalani perawatan di Rumah Sakit Parama Sidhi
Singaraja.
Dua kasus laka lantas tersebut, menurut Kasubag Humas Agus Widarma
Putra, dalam proses penanganan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Buleleng.
(DN~TiR).—

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com