
Buleleng (Dewata News)
Menjelang Hari Suci Nyepi, Senin (31/03) ternoda dengan terjadinya peristiwa penganiayaan di Dusun Bukit Sakti, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.
Peristiwa penganiayaan menjelang Penyepian
itu berawal saat korban, Gusti Made Artawan (37) tengah berpesta miras jenis
tuak dengan sejumlah temannya di Bale Suka Duka Dusun Bukit Sakti Desa
Lokapaksa. Saat itu pelaku Gusti Nyoman Parwata melintas dengan sepeda
motor dan hampir menabrak teman korban. Tidak terima dengan peristiwa itu,
korban menegur pelaku hingga kemudian terjadi salah paham.
Perdebatan antara pelaku Gusti Parwata
dengan Korban Gusti Artawan mampu diredakan oleh teman-teman yang diajak minum.
Namun, pelaku Gusti Parwata yang pulang ke rumahnya malah berbalik kembali ke
lokasi peristiwa, bahkan pelaku berbekal kapak dan kelewang hingga kemudian
langsung menebas kepada korban Gusti Artawan. Akibatnya, korban mengalami luka
tebasan pada bagian belakang kepala sebelah kanan dan kiri.
Kepala Kepolisian Sektor Seririt, Komisaris
Made Joni Antara ketika dihubungi tidak menampik terjadinya aksi penganiayaan
menjelang Hari Raya Nyepi tersebut.
”Jajaran Unit Reskrim setelah menerima laporan
langsung menangkap pelaku serta menyelamatkan korban ke RSUD Buleleng, Singaraja,”
kata Joni Antara.
Ia mengungkapkan, proses penyidikan atas
kasus penganiayaan itu telah dilakukan termasuk mendengarkan keterangan tiga
orang saksi, dimana pada intinya aksi penganiayaan itu dipicu akibat salah
paham.
Sementara itu, korban Gusti Made Artawan
hingga, Rabu (2/04) siang masih menjalani rawat inap di Ruang Kamboja RSUD
kabupaten Buleleng, Singaraja. Terkait luka pada bagian belakang kepala akibat
tebasan kapak tersebut telah mendapat penanganan secara medis.
Pelaku Gusti Nyoman Parwata telah
ditangkap dan ditahan di Rumah Tahanan Polsek Seririt,di samping mengamankan
barang bukti berupa sebuah kapak dan sebuah kelewang. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com