
Buleleng (Dewata News) – Kedatangan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri pada putaran kampanye terakhir Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Kabupaten Buleleng, Kamis (3/04) ”merahkan” Lapangan Desa/Kecamatan Busungbiu, termasuk pameran kuliner ibu-ibu PKK dari Dapil 5 Kecamatan Banjar-Kecamatan Busungbiu.
Perjalanan Ibu Mega bersama Rano Karno dari tempat peristirahatan di
Desa Munduk disambut Bupati Buleleng
Putu Agus Suradnyana yang kader PDIP, sekaligus meresmikan Pos Gotongroyong
Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum meninjau sejumlah stand pameran
kuliner yang ditampilkan ibu-ibu PKK dari wilayah Kecamatan Banjar dan Kecamatan
Busungbiu. Ibu Mega tidak saja sekadar melihat makanan khas Bali Utara yang
ditampilkan, namun langsung mencicipi makanan khas neneknya, Nyoman Rai
Serimben yang rada pedas itu.
Salah seorang pembina PKK Desa Kaliasem mengatakan, pameran kuliner yang
ditampilkan ibu-ibu itu mendapat suntikan dana dari pihak panitia kampanye PDIP
Buleleng sebesar Rp1,5 juta. Kendati mendapat bantuan, namun untuk tampil prima
kuliner yang disajikan, bioaya yang dihabiskan lebih besar dari yang diterima.
Kendati disiapkan panggung kampanye yang cukup besar di Lapangan
Busungbiu, namun Ibu Mega memberikan komentar terkait pameran kuliner ibu-ibu
PKK itu dari kursi VIP, bahwa pentingnya lebih ditonjolkan pameran kuliner
sebagai program Departemen Perempuan DPP PDIP dalam sosialisasinya ke
daerah-daerah sebagai makanan murah meriah.
”Makanan khas seperti yang ditampilkan dalam pameran kuliner itu tidak mempergunakan zat kimia tapi dari
tanaman maupun hewan yang ada disekitar,” ungkapnya.
Melihat situasi dan kondisi di tanah air saat ini, Presiden RI ke V ini
menyatakan rasa prihatin karena semua bahan pangan serba import yang berdampak
pada anak-anak Indonesia kurang gizi dan nutrisi.
”Karena itu saya perintahkan pak Agus Suradnyana untuk melaksanakan
pameran kuliner dan ternyata bisa diwujudkan. Hanya saja setiap makanan yang
saya cicipi kepedasan karena kebanyakan cabe,” imbuhnya.
Menurut cucu Nyoman Rai Srimben asal Banjar Baleagung, Singaraja ini,
dengan memanfaatkan bahan pangan setempat, ibu-ibu rumah tangga tidak pusing
dengan makin mahalnya harga-harga bahan pangan sekarang ini.
Setelah menyaksikan pameran kuliner, Ibu Mega langsung menuju Bendung
Gerokgak yang selanjutnya memberi orasi pada kampanye terbuka di gedung serba
guna Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com