Hanya 70 Dari 190 Penghuni Lapas Kantongi Kartu Pemilih - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/8/14

Hanya 70 Dari 190 Penghuni Lapas Kantongi Kartu Pemilih




Buleleng (Dewata News) Gong pesta demokrasi di Indonesia, Pemilu Legislatif (Pileg) yang ditabuh pada hari Rabu, 9 April 2014 dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Buleleng, Bali.

       Dari jumlah pemilih terbesar di kabupaten ujung utara Bali ini akan memanfaatkan hak suaranya untuk memilih Calon Legislatif DPR RI, DPD, DPRD Bali dan DPRD Kabupaten di 1.374 TPS yang tersebar di 148 Desa-Kelurahan, termasuk 1 TPS Khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-B Singaraja yang ada di wilayah Kelurahan Paket Agung. Khusus untuk Caleg Anggota DPRD Kabupaten Buleleng seluruhnya berjumlah 374 orang, 31 orang diantaranya petahana (incumbent), memperebutkan 45 kursi.

       Kepala Lapas Klas II-B Singaraja Heru Prasetyo di Singaraja, Selasa (8/04) siang mengatakan, jumlah warga binaan yang ada saat ini sebanyak 190 orang, namun yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT) hanya 70 orang.

     Pihaknya telah mengusulkan kepada pihak KPPS Kelurahan Paket Agung tetap memberikan perhatian kepada warga binaan untuk nantinya bisa memberikan hak suaranya, tanggal 9 April ini. Sementara jumlah warga masyarakat pemilih di Kelurahan Paket Agung pada Pileg 2014 ini sebanyak 1.742 orang dengan 5 TPS.

     Kepala Lapas Klas II-B Singaraja Haru Prasetyo juga mengemukakan, sebagian besar warga binaan yang tidak menerima kartu pemilih untuk Pileg, 9 April ini karena berbagai hal, seperti waktu yang terlalu lama, sehinga terjadi perubahan jumlah warga binaan.

    ”Walaupun banyak warga binaan yang tercecer tidak mendapatkan kartu suara panggilan untuk menggunakan hak pilihnya, akan tetapi dari hari rapat sosialisasi yang dilakukan anggota KPPS Kelurahan Paket Agung, akan diberikan waktu khusus dalam pencoblosan Caleg,” kata Heru Prasetyo. (SB~TY).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com