
Jembrana (Dewata News)
Bupati Jembrana I Putu Artha menyesalkan sejumlah warga Jembrana yang seolah-olah memaksa dirinya untuk melakukan kebijakan dengan melabrak aturan, termasuk membandingkan sisi baik dan buruknya pelaksanaan program dulu dengan sekarang.
”Dulu
dengan sekarang memang berbeda, karena pemimpinnya juga berbeda, jangan saya
dipaksa-paksa untuk melalui jalan pintas “ ujar Bupati Artha saat menghadiri
acara penyerahan nafkah bendesa pekraman dan kelian
banjar pekraman Sabtu (29/03) di Wantilan Pura Jagatnata Jembrana.
Artha mengakui, pelaksanaan
program saat ini tidak secepat sebelumnya, sekarang minta besok sudah cair atau
sekarang mau besok sudah jadi. ”Tetapi sekarang ini tidak bisa seperti itu
lagi, kita semua ingin program berjalan dengan baik, tepat sasaran, bermanfaat
dan berkelanjutan, saya ingin dalam melaksanakan program maupun menikmati
program, kita semua aman dan tidak ada yang dijadikan korban baik pegawai
maupun masyarakat “ tegas Artha. (DN~HMJ).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com