Pemuteran Bay Festival 2017 Sukses, Bukti Bali Masih Aman Dikunjungi

Buleleng, Dewata News. Com — Pemuteran Bay Festival yang pertama kali digelar pada tahun 2017 ini berjalan dengan sukses. Terbukti deng...


Buleleng, Dewata News. Com —Pemuteran Bay Festival yang pertama kali digelar pada tahun 2017 ini berjalan dengan sukses. Terbukti dengan digelarnya berbagai macam pertunjukan seni dan budaya serta kegiatan pesona bawah laut yang melibatkan wisatawan mancanegara. Setelah berjalan sukses selama empat hari, festival ini ditutup secara resmi di Tanjung Budaya Dalem, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (16/12) malam.
Di tengah isu erupsi Gunung Agung yang menyebabkan kelesuan dalam bidang pariwisata di Bali, khususnya Buleleng bisa membangkitkan kembali bidang pariwisata melalui Pemuteran Bay Festival Tahun 2017 ini. Dengan suksesnya gelaran ini dan melibatkan banyak wisatawan mancanegara, Buleleng membuktikan bahwa Bali, khususnya Buleleng masih aman dikunjungi oleh wisatawan. ”Dan kesuksesan penyelenggaraan ini menjadi bukti bahwa Pulau Bali dan Buleleng masih aman untuk dikunjungi,” ungkap Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng, Drs. Ketut Asta Semadi, MM.
Bupati Agus Suradnyana mengatakan, dengan status awas dan erupsi Gunung Agung yang berdampak signifikan terhadap kedatangan wisatawan ke Bali pada umumnya dan Buleleng pada khususnya. Oleh karena itu, seluruh stakeholder pariwisata tidak boleh berpangku tangan serta haruslah bahu membahu untuk membuat suatu terobosan dan promosi-promosi sehingga wisatawan kembali berdatangan ke Pulau Bali dan Buleleng. ”Kita harus bekerjasama dan mengeluarkan terobosan-terobosan untuk kembali menggairahkan kedatangan wisatawan,” ujar Bupati Agus Suradnyana.
Menurut Bupati PAS sapaan akrab Putu Agus Suradnyana, pembangunan dan perkembangan sektor pariwisata memerlukan dukungan dari seluruh komponen pariwisata yang ada baik itu pemerintah, swasta, dan masyarakat. Untuk tetap eksis, seluruh komponen ini tidak bisa berjalan sendiri atau parsial. Komponen-komponen ini haruslah bekerja sesuai dengan perannya masing-masing dan tidak bisa terpisahkan. 
 ”Sehingga kalau ma uterus bertahan pada sektor pariwisata, ego sektoral harus dikesampingkan dan mulai merapatkan barisan serta bekerja berkarya sesuai peran masing-masing,” imbuh Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, MM dalam laporannya menjelaskan, Pemuteran Bay Festival yang pertama kali digelar ini menyedot banyak perhatian wisatawan. Selama empat hari digelar, hunian kamar di kawasan Pemuteran meningkat hingga 40 persen. Kunjungan wisatawan mencapai 15 ribu orang. 
”Tingkat kunjungan ini membuktikan kita bisa meningkatkan kunjungan di tengah situasi sedikit lesu melalui festival ini,” ujar Sutrisna.
Selain menutup secara resmi Pemuteran Bay Festival tahun 2017, Drs. Ketut Asta Semadi, MM yang mewakili Bupati Buleleng juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar serangkaian dengan festival ini.  (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 892051001535853908

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Populer

item