6360 Jiwa dari 22.353 Jiwa Pengungsi Karangasem di Buleleng Direlokasi

Buleleng,Dewata News. Com —  Hingga hari Rabu (04/10) sekitar pukul 15.00 Wita jumlah pengungsi warga Kabupaten Karangasem sebagai damp...


Buleleng,Dewata News. Com — Hingga hari Rabu (04/10) sekitar pukul 15.00 Wita jumlah pengungsi warga Kabupaten Karangasem sebagai dampak aktivitas Gunung Agung dinyatakan pada level Awas mencapai 22.353 jiwa yang tersebar di sembilan kecamatan.
 
Dari jumlah pengungsi sebanyak itu, 15.359 jiwa di antaranya ada di wilayah Kecamatan Tejakula,  Kecamatan Sukasada - 847 jiwa, Kecamatan Sawan - 541 jiwa, Kecamatan Buleleng - 862 jiwa, Kecamatan Gerokgak - 1.081 jiwa, Kecamatan Seririt - 310 jiwa, Kecamatan Busungbiu - 249 jiwa, Kecamatan Kubutambahan - 2.574 jiwa dan Kecamatan Banjar sebanyak 530 jiwa.
 
Asisten Pemerintahan Setda Buleleng selaku Koordinator Kabupaten untuk Penanggulangan Pengungsi Gunung Agung, Made Arya Sukerta, SH,MH kepada sejumlah awak media selanjutnya mengatakan, sebanyak 6.360 jiwa pengungsi yang ada di dua desa di Kecamatan Tejakula akan direlokasi.
 
”Dua desa tersebut adalah Desa Les sebanyak 1.660 jiwa dan Desa Tembok sebanyak 4.700 jiwa. Pengungsi yang ada di tenda pengungsian Desa Les akan direlokasi ke fasilitas umum (fasum) yang ada di enam desa di Kecamatan Tejakula dan pengungsi di Desa Tembok akan direlokasi ke beberapa titik yang ada di tiga kecamatan,” ungkapnya di Pantai Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Rabu (04/10) siang.
 
Menurut Arya Sukerta, 1.660 jiwa yang direlokasi dari tenda pengungsian di Desa Les akan ditampung pada fasum-fasum yang ada di enam desa.,seperti Desa Les sebanyak 200 jiwa, Penuktukan - 150 jiwa, Julah - 300 jiwa, Pacung - 495 jiwa, Tejakula - 105 jiwa dan Fasum Desa Bondalem sebanyak 200 jiwa. “Kegiatan relokasi ini dilakukan mengikuti instruksi gubernur untuk memindahkan pengungsi yang ada di tenda, karena akan datangnya musim penghujan,” jelasnya.
 
Untuk pengungsi yang ada di Desa Tembok sebanyak 4.700 jiwa akan direlokasi ke tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada. Fasum pada beberapa desa yang ada di Kecamatan Kubutambahan akan menampung 1.700 jiwa. Untuk Kecamatan Sawan akan menampung 2.390 jiwa dan Kecamatan Sukasada menampung 660 jiwa.
 
”Untuk yang di Desa Tembok guna mengurangi beban yang ada akan direlokasi ke tiga kecamatan. Sebanyak 4.700 jiwa akan ditempatkan di fasum-fasum yang ada di beberapa desa. Kami akan lakukan relokasi ini pada hari Jumat (06/10) lusa,” jelas Arya Sukerta.
 
Arya Sukerta juga menambahkan, Satgas Penanggulangan Pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Buleleng juga menindaklanjuti instruksi Gubernur Bali agar memulangkan warga pengungsi di luar 28 desa yang merupakan Kawasan Rawan Bencana (KRB). Karena itu, para camat serta perbekel di Kabupaten Buleleng diinstruksikan untuk mendata dan mengambil langkah cepat untuk menghimbau mereka kembali ke desa di Kabupaten Karangasem.
 
“Kami sudah instruksikan para camat dan perbekel untuk mendata dan menghimbau warga pengungsi yang berasal dari desa aman di Kabupaten Karangasem untuk pulang ke desa masing-masing,” imbuhnya. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 2915955887461157333

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item