Rakor KUA Penghulu se-Provinsi Bali digelar di Buleleng

Buleleng, Dewata News.com ~     Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali, Nyoman Lastra menekankan, bahwa jajaran Kantor Urusan Aga...


Buleleng, Dewata News.com ~   Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali, Nyoman Lastra menekankan, bahwa jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) yang paling melekat dengan masyarakat, diharapkan bisa menjadi ujung tombak dari Kantor Kementrian Agama di daerah masing-masing.
 
”Kepala KUA sebagai figur sentral masyarakat serta bersentuhan langsung dalam pembinaan umat ke masyarakat, disamping perpanjangan tangan Bimas Islam Kantor Kementrian Agama.  Banyak kegiatan yang harus dikawal, diantaranya progam nikah, cerai, rujuk, manasik haji, pembinaa umat Islam dan  zakat, infak, sodakoh, wakaf termasuk suscatin atau kursus calon pengantin,”  kata Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali, Nyoman Lastra pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala KUA Penghulu Propinsi Bali yang dilaksanakan di Musholla KUA Kecamatan Buleleng, Kamis (16/02 siang.
 
Dengan demikian posisi KUA dalam perkembangannya, ditekankan Nyoman Lastra, sangat sinifikan sebagai garda terdepan. ”KUA harus menjadi contoh, contoh pelayanan, dalam pergaulan sosial dan contoh menyumbangkan pikiran terhadap kinerja Kementrian dengan mengedepankan KUA sebagai pusat pelayanan terbaik,” jelasnya.
 
Lastra juga mengisyaratkan, Kepala KUA harus memiliki kompetensi atau sertifikat khusus, sehingga tidak diragukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nanti dengan adanya perubahan kedudukan kantor urusan agama sekaligus fungsinya sesuai PMA 34.
 
Dalam pengarahannya, Nyoman Lastra menekakan satu hal yang mengalami perubahan besar terhadap Kepala KUA, adalah dengan tugas tambahannya bukan lagi pejabat struktural tapi kini dipersiapkan menjadi pejabat fungsional.
 
Ketika ditanya peran penghulu maupun penyuluh Agama Islam Non PNS juga bagian garda terdepan Bimas Kementrian Agama dengan status, Nyoman Lastra mengaku sangat membantu mengaplikasikan program-program Kementrian Agama di tengah-tengah masyarakat.
 
Dipilihnya KUA Kecamatan Buleleng sebagai lokasi Rakorwil Penghulu KUA tingkat Provinsi Bali, menurut Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buleleng Made Jendra, merupakan sebuah penghargaan, karena baru pertama kali kegiatan dilaksanakan diluar Denpasar.
 
Diharapkan kegiatan seperti ini nantinya bisa berlanjut di KUA daerah lain, selain sebagai ajang silaturahmi dan sharing sesama KUA Penghulu Kasi Bimas dibawah naungan Kemenag Bali
 
Rapat koodinasi wilayah kepala KUA Penghulu Propinsi Bali berlangsung sehari diikuti sekitar 60 peserta. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Kabid Bimas, Kementrian Agama Provinsi Bali serta para Kasi Bimas dari 9 kabupaten-kota dalam Wilyah Provinsi Bali. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 7608047080179256694

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Pemprov Bali

Pemprov Bali

Advertorial

Advertorial

Pemprov Bali

YURA Shop

Populer

item