Bali Mandara Nawa Natya 2017, Jembatan Bagi Perkembangan Kekinian Kesenian Bali

Denpasar, Dewata News. Com -  Dalam derasnya arus globalisasi saat ini, kesenian tradisional Bali masih tetap lestari dan bahkan berkem...


Denpasar, Dewata News. Com - Dalam derasnya arus globalisasi saat ini, kesenian tradisional Bali masih tetap lestari dan bahkan berkembang berdampingan dengan seni budaya kontemporer dan modern bahkan dengan kesenian tradisional dari seluruh dunia. Oleh karena itu, Bali Mandara Nawa Natya saat ini hadir dalam era globalisasi sebagai jembatan bagi perkembangan kesenian Bali sehingga mampu untuk terus berkembang menjadi lebih baik. 

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutaanya saat membuka secara resmi Gelar Seni Akhir Pekan “Bali Mandara Nawa Natya” di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Denpasar, Sabtu(25/2).

“Nanti kegiatan ini akan menjembatani bagaimana kesenian Bali itu bisa terus berevolusi, bertransformasi dan bersinergi khususnya dalam merawat tradisi serta meramunya dalam pengaruh dan perkembangan dunia masa kini,” jelas Pastika yang menurutnya Bali Mandara Nawa Natya tersebut juga dapat dijadikan sebagai media pendataan dan penampilan kesenian kontemporer untuk mengukuhkan eksistensi Bali dalam dunia seni inovatif nasional dan dunia. 

Lebih lanjut disampaikan Pastika, dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut, ia sangat mengharapkan agar Taman Budaya tersebut akan selalu hidup dan bergema serta benar – benar menjadi tempat bagi seniman dan budayawan untuk selalu berkreasi dan sekaligus menempa diri. 

“Taman Budaya harus dijadikan kawah candradimuka untuk menempa para seniman dan budayawan Bali sehingga mereka memiliki kualitas dengan taksu yang tinggi sekaligus sebagai laboratorium untuk menggali dan menemukan invovasi dan karya – karya baru sesuai dengan dinamika zaman,” tegasnya. 

Pastika yang yang dalam kesempatan tersebut turut didampingi oleh Ny. Ayu Pastika, juga sangat menerangkan dengan berjalannya kegiatan tersebut akan banyak para seniman dan budayawan yang akan turut berpartisipasi terutama para seniman muda. Untuk itu ia sangat mengharapkan agar kegiatan ini benar – benar dimanfaatkan sebagai ajang untuk menunjukkan potensi dan kulitasnya sehingga kedepan mereka mampu menjadi seniman yang berkualitas dan mampu memperkaya khazanah kebuadayaan Bali. Pastika juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memberikan perhatian serius dan turut berpartisipasi aktif dalam berbagai upaya pengembangan dan pelestarian budaya Bali sehingga mampu untuk mendorong kemajuan pembangunan pariwisata Bali.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali selaku Ketua Panitia Penyelenggaran Kegiatan Bali Mandara Nawa Natya, Dewa Putu Beratha, dala laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bali Mandara Nawa Natya tersebut merupakan sebuah langkah strategis untuk percepatan pembangunan di bidang kebudayaan. Event yang mendampingi kegiatan Pesta Kesenian Bali dan Bali Mandara Mahalango ini diharapkan mampu mengaktivasi dan meluaskan peran Taman Budaya sebagai salah satu pusat pendidikan, pemanggungan dan jejaring kraitivitas seniman – seniman yang ada di Bali. 

Oleh karena itu, untuk tahun ini kegiatan Bali Mandara Nawa Natya akan dilaksanakan setiap hari Rabu sampai dengan Minggu selama 1 tahun penuh dan jeda pada pelaksanaan Pesta Kesenian bali dan Bali Mandara Mahalango. Ia juga menyampaikan untuk tahun ini selain materi kesenian yang berbeda tema setiap bulannya, terdapat penambahan materi kesenian seperti Pawai Art Carnaval, pameran dan bursa seni rupa, workshop, lomba dan demonstrasi seni, pentas seni anak TK/PAUD serta gelar kreativitas seni pelajar siswa mahasiswa. Untuk itu, ia sangat mengharapkan agar kegeiatan Bali Mandara Nawa Natya tersebut dapat dimaknai sebagai wadah ekspresi seniman muda inovatif menuju kesejahteraan, kemjuan dan keagungan peradaban Bali.

Pembukaan Bali Mandara Nawa Natya ditandai dengan pengolesan tinta diatas sebuah banner oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang turut didampingi oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry. 

Acara pembukaan juga diisi dengan pagelaran opera komedi dengan judul Sandikalaning Ang Ah yang menceritakan kisah Calonarang. Pagelaran ditampilkan oleh para seniman – seniman muda yang berkolaborasi dengan Teater Kini Berseri, Komunitas Jamur, Sanggar Seni Saba Sari, Palawara Musik Company dan BTS Production. Sebelumnya juga dilakukan peninjauan ke pameran seni rupa yang merupakan hasil karya dari para seniman muda Bali. Pameran tersebut dibuka secara langsung oleh Ny. Ayu Pastika selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Bali sesaat sebelum pembukaan Bali Mandara Nawa Natya dilaksanakan. Usai peninjauan, Ny. Ayu Pastika dihadiahi sebuah lukisan karikatur wajahnya yang diserahkan langsung oleh salah datu peserta pameran tersebut. 

Berita Terkait

Breaking News 6310281441813180737

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item