Secara Nasional, PDAM Buleleng Masuk Kategori Sehat

Buleleng, Dewata News. Com — Kondisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buleleng secara nasional termasuk kategori sehat dar...


Buleleng, Dewata News. Com — Kondisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buleleng secara nasional termasuk kategori sehat dari 53 persen jumlah total PDAM di Indonesia. Kemudian 27 persen kurang sehat dan 20 persen sakit.

Sesuai dengan RPJM Nasional, pemerintah melalui kementrian terkait mencanangkan di tahun 2019 seluruh PDAM di Indonesia 100 persen sehat. Untuk daerah Provinsi Bali, ternyata kondisi PDAM Buleleng hingga dipenghujung tahun 2016 ini mendapat penilaian peringkat tertinggi dengan skor 3,4 di antara PDAM Kabupaten-Kota yang ada di Bali. Disusul PDAM Kodya Denpasar dengan skor penilaian 3,08, sedangkan PDAM Bangli masuk kategori sakit. Sementara PDAM Jembrana dengan skor 2,88 terancam kategori tidak sehat.

Dengan kategori sehat dan skor penilaian dari BPKP tertinggi di antara PDAM Kabupaten-Kota di Bali, maka Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng Made Lestariana, SE secara khusus mendapat penghargaan diundang sebagai praktisi dalam Konvensi ”Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) dan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Pengelolaan SPAM”.

Dirut PDAM Buleleng Made Lestaruana, SE menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Konvensi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu telah berlangsung dari tanggal 5 ~ 7 Desember 2016 di Jakarta.

”Selama tiga hari pelaksanaan Konvensi dimaksud, lebih menajam pada peningkatan kompetensi kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju PDAM Sehat di seluruh Indonesia pada tahun 2019,” kata  Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana ditemui di ruang kerjanya, Kamis (08/12).

Kaitan dengan keikutsertaan pada kegiatan Konvensi tersebut, Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih Ditjen Cipta Karya, Ir.Mochammad Natsir, M.Sc secara khusus menyampaikan terima kasih atas partisipasi Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana,SE. Ia berharap, prestasi kinerja PDAM Buleleng agar bisa menjadi contoh yang baik bagi PDAM lainnya menuju PDAM Sehat 100 persen secara nasional di tahun 2019.

Made Lestariana yang juga Sekretaris Perpamsi Daerah Bali menekankan, keberhasilan dan kemajuan PDAM di kabupaten-kota di Provinsi Bali sangat tergantung peran Pemerintah Kabupaten-Kota untuk memaksimalkan penyediaan air minum bersih kepada masyarakat.

Di Buleleng sendiri, diakui Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana, penyediaan air minum bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga ditunjang adanya pengelolaan air minum bersih di pedesaan. Sehingga secara keseluruhan pemenuhan penyediaan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Buleleng mencapai 85 persen.

Dengan tengggang waktu dua tahun ke depan, lanjut Made Lestariana, pihaknya terus berusaha mencari sumber-sumber mata air baru, seperti yang ada di camplung Banyuasri maupun di Yeh Senih. Selain itu, PDAM Buleleng akan menambah pembuatan sumur pompa dalam di beberapa titik yang wilayahnya belum terlayani penyediaan air minum bersih secara optimal. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 5490035771824584656

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item