Bupati PAS Apresiasi Peran Warga Sukseskan BBDF II~2016

Buleleng, Dewata News.com — Setelah berlangsung selama empat hari, even tahunan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) II ~ 2016 yang dige...


Buleleng, Dewata News.com — Setelah berlangsung selama empat hari, even tahunan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) II ~ 2016 yang digelar di Teluk Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak  berakhir dan secara resmi ditutup, Rabu (26/10) sore.

Selama empat hari, ternyata antusiasme warga masyarakat,  khususnya dan para wisatawsan yang  sedang menikmati panorama alam bawah laut Pemuteran  menyaksikan gelaran  BBDF ini yang dihiasi oleh berbagai macam kesenian, lomba, dan juga upaya pelestarian terumbu karang.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana usai acara penutupan mengungkapkan, apresiasinya terhadap even tahunan ini. Terlebih lagi melihat antusiasme warga lokal maupun internasional pada ajang BBDF tahun 2016 ini yang sangat luar biasa.

Dari antusiasme tersebut, lanjut  Bupati PAS, bahwa tujuan dari BBDF ini lebih penting, yakni untuk mengenalkan wilayah Pemuteran ke kancah nasional maupun internasional. “Kami lihat sekarang bagaimana wisatawan mancanegara berbaur dengan warga lokal sangat menikmati apa yang disuguhkan. Hal ini mencerminkan suatu kenyamanan dan rasa aman dan nya rasa aman nyaman kita berikan. Parallel dilakukan. konservasi berjalan dan tamu disambut dengan baik,” ungkapnya.

Bupati PAS menyebut, potensi alam bawah laut Desa Pemuteran masih menjadi andalan dan juga ada beberapa tambahan, yaitu pelestarian budaya yang sudah sering dilakukan oleh Pemkab Buleleng. Tahun ini, pemberdayaan kesenian lokal Desa Pemuteran lebih banyak ditampilkan dari tahun lalu.

”Jadi, saat ini kami masih fokus mempromosikan potensi alam bawah laut Pemuteran, dan kami juga berikan kesempatan kepada warga Pemuteran untuk menampilkan keseniannya. Ini menjadi hal yang baik,  karena bagaimanapun ke depannya pariwisata tidak lepas dari atraksi kesenian,” jelasnya.

Bupati asal Desa Banyuatis ini juga membandingkan BBDF tahun ini dengan BBDF tahun lalu, yang berbeda secara mendasar adalah partisipasi masyarakat Desa Pemuteran, baik moril, tenaga maupun materi sangat luar biasa terutama untuk pendanaan. Anggaran BBDF sendiri pada tahun ini sangat kecil, namun masyarakat bergotong royong dan merasa memiliki BBDF ini.

“Dilihat dari beberapa stan, dari orang asing yang punya stan, mereka meminta kepada saya untuk mengadakan kembali BBDF ini. BBDF sendiri merupakan kalender even tahunan yang akan disusun secara rapi tahun depan sehingga tidak ada festival yang berbenturan,” kata Bupati PAS.

Disinggung mengenai kemungkinan untuk menyelenggarakan BBDF di dua zona,  yaitu Buleleng Barat dan Buleleng timur, Bupati PAS mengakui,  masih mengkaji dan mempertembangkan secara matang. Dirinya berencana untuk menggandeng festival di Kecamatan Tejakula dengan kegiatan kepariwisataan,  khususnya menyelam.

”Selama ini Festival Tejakula tidak digandeng dengan pariwisata. Ke depan kita akan gandeng dengan pariwisata seperti kegiatan diving,” pungkasnya. (DN – TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6837048340535028941

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item