Bupati Sutjidra Lantik 7 ASN, Soroti Kekurangan Aparatur di Buleleng - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/2/26

Bupati Sutjidra Lantik 7 ASN, Soroti Kekurangan Aparatur di Buleleng


Buleleng, dewatanews.com — Di tengah keterbatasan kuota penerimaan aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Buleleng masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga aparatur akibat banyak ASN memasuki masa pensiun. Kondisi ini menjadi perhatian Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, yang meminta ASN baru untuk mengabdikan diri dan tidak terburu-buru mengajukan perpindahan tugas.

Hal tersebut disampaikan Sutjidra saat melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Jumat (2/10). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.

Tujuh ASN yang dilantik terdiri atas tiga PNS formasi lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025 serta empat Pejabat Fungsional Ahli Utama.

Dari empat pejabat fungsional tersebut, satu orang menduduki Jabatan Fungsional Dokter Ahli Utama, sementara tiga lainnya merupakan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah Ahli Utama.

Sutjidra menegaskan, pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, sumpah jabatan merupakan komitmen moral sekaligus bentuk tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas dengan integritas, loyalitas, disiplin, profesionalisme, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Saya berharap ASN yang baru ini dapat bekerja ekstra keras untuk menjadi abdi negara yang mumpuni dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra.

Ia juga menekankan pentingnya aparatur yang adaptif, kompeten, dan memiliki etos kerja tinggi. Terlebih, tantangan pelayanan publik dan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks.

Sutjidra secara khusus meminta ASN yang baru dilantik untuk dapat mengabdi di Buleleng. Pasalnya, kebutuhan tenaga ASN di daerah masih cukup tinggi, sementara formasi yang diberikan pemerintah pusat masih terbatas.

“Kebutuhan kita sangat tinggi, namun saat ini hanya sedikit formasi yang didapatkan. Jadi saya sampaikan tadi agar tidak pindah, karena tenaganya sangat dibutuhkan untuk bisa mengabdi di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Menurut Sutjidra, Buleleng masih mengalami kekurangan ASN seiring banyaknya aparatur yang memasuki masa pensiun. Di sisi lain, kuota formasi yang diberikan pemerintah pusat belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan daerah.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Buleleng kembali mengusulkan sekitar 400 formasi ASN pada tahun ini. Formasi tersebut mencakup tenaga pendidikan dan sejumlah jabatan fungsional lainnya.

“Dengan usulan tersebut, diharapkan permasalahan kekurangan tenaga ASN di Buleleng secara bertahap dapat terpenuhi,” kata Sutjidra.

Ia berharap para ASN yang baru dilantik mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Buleleng.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua Komisi I DPRD Buleleng Luh Marleni, Sekretaris Daerah Gede Suyasa, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, pimpinan perangkat daerah terkait, serta rohaniawan.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com