Klungkung, dewatanews.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di empat pura Kahyangan Jagat dan Sad Kahyangan yang berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (2/10). Kegiatan keagamaan ini menjadi wujud sradha bhakti umat Hindu sekaligus momentum memohon keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat serta keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Klungkung.
Rombongan Bhakti Penganyar dipimpin langsung Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Rangkaian persembahyangan diawali dengan mengunjungi Pura Sad Kahyangan Jagat Puncak Penulisan di Desa Sukawana. Selanjutnya, rombongan melaksanakan persembahyangan di Pura Kahyangan Jagat Ulun Danu Songan, Desa Songan, kemudian menuju Pura Dang Kahyangan Bukit Mentik di Desa Adat Batur, dan ditutup di Pura Kahyangan Jagat Tuluk Biu yang berlokasi di Jalan Raya Kintamani, Desa Batur.
Pelaksanaan Bhakti Penganyar tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai spiritual serta tradisi keagamaan umat Hindu. Melalui persembahyangan bersama, pemerintah daerah memohon anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar senantiasa diberikan tuntunan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain sebagai bentuk penghormatan dan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kegiatan ini juga menjadi sarana memohon kerahayuan jagat, keselamatan, kedamaian, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Klungkung, baik secara sekala maupun niskala.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan bahwa Bakti Penganyar memiliki makna penting, tidak hanya dalam memperkuat hubungan spiritual, tetapi juga sebagai momentum menjaga keharmonisan dan hubungan baik antardaerah, khususnya antara Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Bangli.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan perlu terus dijaga sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan serta mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.
"Melalui pelaksanaan Bhakti Penganyar ini, kami memohon kerahayuan jagat agar Kabupaten Klungkung senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan program-program pembangunan yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan lancar untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati I Made Satria.
Ia berharap, melalui doa dan persembahyangan bersama tersebut, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung senantiasa diberikan kekuatan, tuntunan, dan kelancaran dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab, sehingga berbagai program pembangunan dapat terlaksana sesuai harapan.
Pelaksanaan Bhakti Penganyar ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sebagaimana nilai-nilai Tri Hita Karana.
Dengan dilandasi sradha bhakti dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap terwujudnya daerah yang aman, damai, harmonis, serta masyarakat yang semakin sejahtera.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com