21 Karya Berebut Panggung, BRIDA Klungkung Tetapkan Pemenang Sayembara Hymne dan Mars Mahottama - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/2/26

21 Karya Berebut Panggung, BRIDA Klungkung Tetapkan Pemenang Sayembara Hymne dan Mars Mahottama


Klungkung, dewatanews.com – Persaingan 21 karya cipta dari berbagai daerah di Indonesia akhirnya berujung pada penetapan pemenang Sayembara Cipta Hymne dan Mars Klungkung Mahottama. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung menetapkan para juara setelah seluruh karya melewati proses kurasi dan penilaian dewan juri.

Sayembara yang berlangsung sejak 15 Mei hingga 27 September 2026 ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi musik. Pemerintah Kabupaten Klungkung menjadikannya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah melalui karya seni yang merepresentasikan nilai, karakter, budaya, serta semangat Klungkung Mahottama.

Kepala BRIDA Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiarta, mengatakan seluruh karya peserta dinilai secara ketat dengan melibatkan pakar musik, seni, budaya, serta kalangan akademisi.

“Karya-karya yang masuk sangat luar biasa. Para peserta mampu menghadirkan karya dengan lirik yang menyentuh dan menggugah, serta didukung aransemen musik yang sangat matang,” ujar Budiarta.

Menurutnya, sayembara tersebut bukan semata-mata untuk mencari juara. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pencipta lagu untuk ikut ambil bagian dalam membangun identitas dan kebanggaan terhadap Kabupaten Klungkung.


I Kadek Ksama Putra Juara I Kategori Hymne
Pada kategori Hymne, posisi Juara I diraih I Kadek Ksama Putra melalui karya berkode HYM-I K-008 dengan nilai 75,81.

Juara II diraih I Ketut Tantra dan I Dewa Gede Sudharmanta melalui karya HYM-I K-010 dengan nilai 73,69. Sementara Juara III diraih Ammaylucy Christa Br Tarigan melalui karya HYM-AMM-019, dengan nilai 70,89.

Untuk kategori juara harapan, Febri Handoko meraih Harapan I dengan nilai 69,93, disusul I Wayan Suardana sebagai Harapan II dengan nilai 69,27. Harapan III diraih kolaborasi I Wayan Agus Suwidnyana, Dewa Putu Hendra Gunawan, dan Tjokorde Gede Putra Kresna Dalem dengan nilai 68,01.

I Ketut Tantra dan I Dewa Gede Sudharmanta Unggul di Kategori Mars
Sementara pada kategori Mars, persaingan juga berlangsung ketat. I Ketut Tantra dan I Dewa Gede Sudharmanta keluar sebagai Juara I melalui karya berkode MAR-I K-011, dengan nilai 75,73.

Juara II ditempati Ammaylucy Christa Br Tarigan melalui karya MAR-AMM-018 dengan nilai 71,80. Sedangkan Juara III diraih Grietje Telehala melalui karya berkode HYM-MAR-GRI-006, dengan nilai 71,72.

Untuk kategori harapan, A. A. Gde Rai Adnyana meraih Harapan I dengan nilai 70,76, Nurdiyanto sebagai Harapan II dengan nilai 70,71, dan Febri Handoko sebagai Harapan III dengan nilai 70,27.

Bukan Sekadar Musik Seremonial
Budiarta menegaskan, hymne dan mars yang terpilih diharapkan tidak berhenti sebagai karya musik seremonial. Lebih dari itu, karya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki, kebanggaan, serta semangat masyarakat terhadap Kabupaten Klungkung.

Karya-karya terbaik juga diharapkan mampu merepresentasikan seni, budaya, sejarah, dan karakter masyarakat Klungkung dalam komposisi musik yang dapat dinikmati lintas generasi.

“Semoga karya-karya terbaik ini dapat menjadi kebanggaan bersama dan turut memperkuat identitas serta semangat Klungkung Mahottama. Kepada para pemenang, kami ucapkan selamat dan apresiasi atas kreativitas serta dedikasinya,” ungkap Budiarta.

BRIDA Klungkung turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, serta sponsor yang mendukung pelaksanaan sayembara hingga tahap penetapan pemenang.

Sementara itu, jadwal penyerahan hadiah kepada para pemenang akan diinformasikan lebih lanjut.

Dengan ditetapkannya para pemenang, sayembara Cipta Hymne dan Mars Klungkung Mahottama kini memasuki tahap berikutnya. Karya-karya terpilih akan disiapkan untuk menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas, kebudayaan, dan semangat masyarakat Klungkung.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com